Pengunjung berjalan melewati papan reklame di stan Arab Saudi di Pameran Dagang Pariwisata Internasional (ITB, Internationale Tourismusboerse) di Berlin pada 8 Maret 2023. (Foto arsip: AFP)
MADRID, bisniswisata.co.id: Arab Saudi memimpin dunia dalam pertumbuhan belanja pariwisata internasional selama kuartal pertama 2025 dan menempati peringkat ketiga secara global dalam peningkatan kedatangan wisatawan, menurut data terbaru Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO).
Dilansir dari https://english.alarabiya.net/, kerajaan ini mencatat lonjakan 102 persen dalam jumlah dan pengeluaran wisatawan internasional dibandingkan periode yang sama pada tahun 2019, jauh melampaui rata-rata global sebesar 3 persen dan 44 persen di Timur Tengah.
Dalam Barometer Pariwisata Dunia terbarunya, UNWTO mengonfirmasi bahwa Arab Saudi menempati peringkat pertama di dunia dalam pertumbuhan penerimaan pariwisata dan ketiga secara global dalam kedatangan wisatawan internasional.
Secara regional, Kerajaan ini menempati peringkat kedua di Timur Tengah untuk pertumbuhan pengunjung. Menurut Kementerian Pariwisata, pengeluaran wisatawan mancanegara pada kuartal pertama 2025 mencapai US$13,2 miliar (SAR 49,4 miliar) – meningkat hampir 10 persen dibandingkan kuartal pertama 2024.
Surplus neraca perjalanan Kerajaan juga meningkat 11,7 persen secara tahunan.
Menteri Pariwisata Saudi, Ahmed al-Khateeb, menyambut baik hasil tersebut, dengan mengatakan bahwa hasil tersebut.
Dukung Kerajaan Tingkatkan Pariwisata sebagai Bagian dari Visi Saudi 2030.
Kinerja yang kuat ini mencerminkan dampak Visi 2030 dan proyek-proyek raksasa ambisius Kerajaan – termasuk NEOM, AlUla, Proyek Laut Merah, Amaala, dan Sindalah – serta kebijakan visa yang disederhanakan dan perluasan infrastruktur pariwisata, menurut Saudi Press Agency (SPA).
Pariwisata religi terus memainkan peran sentral, dengan Mekkah dan Madinah menarik jutaan jemaah haji setiap tahunnya. Mekkah sendiri menarik 9,4 juta pengunjung pada tahun 2022.
Sementara itu, destinasi wisata seperti Hegra di Al Ula – yang terkenal dengan makam-makam kuno Nabatean – semakin memperluas daya tarik Arab Saudi bagi wisatawan rekreasi dan budaya.
Program ‘Kualitas Hidup’ juga berkontribusi pada momentum ini, dengan investasi sebesar US$9,2 miliar (SAR 34,6 miliar) sejak tahun 2018 di bidang hiburan, festival, dan perbaikan infrastruktur yang bertujuan untuk tingkatkan pengalaman pengunjung.
Dengan peningkatan jumlah kunjungan dan kedatangan ini, Arab Saudi tampaknya berada di jalur yang tepat untuk mencapai target Visi 2030-nya, yaitu 150 juta kunjungan tahunan dan memantapkan dirinya sebagai destinasi wisata global terkemuka.










