ASEAN DESTINASI INTERNATIONAL NEWS

Tourism Malaysia Sukses Gelar Misi Penjualan di Thailand

KUALA LUMPUR, bisniswisata.co id: Misi ini berlangsung di Chiang Rai, Chiang Mai, dan Bangkok mulai 22 Juni hingga Kamis, 3 Juli. Misi ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama pariwisata bilateral dan meletakkan dasar bagi hubungan yang lebih kuat menjelang Visit Malaysia 2026 (VM2026).

Dilansir dari www.traveldailymedia.com, dipimpin oleh Menteri Pariwisata, Seni, dan Budaya Malaysia Tiong King Sing, misi ini mempertemukan delegasi Malaysia yang terdiri dari 24 organisasi, termasuk agen perjalanan, pemilik produk, hotel, agen Malaysia My Second Home (MM2H), dan National Association of Private Educational Institutions (NAPEI).

Tiong menyatakan Thailand dan Malaysia lebih dari sekadar tetangga – kami adalah mitra dalam kemajuan. Misi ini merupakan panggilan untuk bangkit bersama sebagai kolaborator, mendorong kemakmuran bersama dan pertumbuhan pariwisata berkelanjutan di seluruh Asia Tenggara.

Pasar yang penting

Asia Tenggara tetap menjadi pilar utama strategi pariwisata Malaysia; negara-negara ASEAN memang menyumbang 28,19 juta kedatangan pengunjung pada tahun lalu.

Wisatawan dari negara-negara ASEAN menyumbang 74,3 persen dari pengunjung internasional Malaysia, menghasilkan pendapatan sebesar RM54,38 miliar.

Thailand, khususnya, dipandang sebagai pasar utama untuk menarik wisatawan yang menghabiskan lebih banyak uang dan tinggal lebih lama karena konektivitas transportasi yang nyaman dan keakraban budaya.

Thailand sendiri mendatangkan 2,27 juta pengunjung, dan meskipun ada sedikit penurunan 1,4 persen dalam kedatangan, wisatawan Thailand menghabiskan RM3,99 miliar, peningkatan 23,3 persen dari tahun ke tahun, yang menunjukkan tren menuju pariwisata berkualitas lebih tinggi.

Selain itu, program MM2H terus menarik bagi keluarga dan pensiunan Thailand yang mencari pilihan tinggal lama yang terjangkau dan nyaman di Malaysia.

Mempromosikan Pengalaman Surealis

Kampanye Visit Malaysia 2026 berpusat pada tema Pengalaman Surealis, yang memposisikan Malaysia sebagai tujuan untuk perjalanan yang bermakna, kaya budaya, dan ramah keluarga.

Penekanan utama diberikan pada inisiatif untuk memperluas konektivitas udara dengan darat, mempromosikan paket destinasi ganda, mendukung sektor-sektor termasuk wisata medis, mobilitas pendidikan, dan perjalanan yang ramah Muslim.

Baik Malaysia maupun Thailand juga menyatakan komitmen bersama untuk menyederhanakan prosedur perbatasan, memperkuat kemitraan pemasaran, dan memperjuangkan praktik pariwisata berkelanjutan.

Dari Januari hingga April 2025, Malaysia menyambut 13,4 juta pengunjung internasional, meningkat 21 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dari total ini, kedatangan dari Thailand mencapai 833.610, mencerminkan pertumbuhan tahun-ke-tahun yang sehat sebesar 3,4 persen dan menggarisbawahi pentingnya Thailand yang berkelanjutan sebagai pasar sumber utama.

Evan Maulana