DESA WISATA DESTINASI INTERNATIONAL

Diserbu Ribuan Turis, Jalur Instagramable Dolomites Kini Dikenai Biaya Masuk

ROMA, bisniswisata.co.id: Keindahan Pegunungan Dolomites di Italia kembali jadi sorotan. Kali ini bukan hanya karena panorama alamnya yang memukau, tetapi karena pemilik lahan setempat mulai mengenakan biaya masuk bagi wisatawan yang ingin melewati salah satu jalur paling populer di kawasan tersebut.

Keputusan ini muncul setelah sekitar 8.000 wisatawan memadati jalur Gunung Seceda hanya dalam satu hari pada musim panas lalu.

Lonjakan pengunjung yang drastis ini memicu berbagai masalah, mulai dari jalur rusak, sampah berserakan, hingga terganggunya aktivitas petani lokal yang memiliki lahan di sekitar rute tersebut.

Gunung Seceda dikenal luas sebagai salah satu spot paling instagramable di Dolomites, dengan pemandangan deretan tebing tajam yang sering muncul di media sosial, iklan, hingga wallpaper ponsel.

Popularitas inilah yang kemudian menarik gelombang wisatawan dalam jumlah besar, sering kali tanpa memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan.

Sebagai bentuk protes sekaligus upaya perlindungan, para pemilik lahan memasang pintu masuk (turnstile) dan meminta wisatawan membayar €5 per orang untuk melintasi jalur tersebut.

Penduduk lokal dan anak-anak dibebaskan dari biaya, sementara dana yang terkumpul rencananya digunakan untuk perawatan jalur dan pemulihan lahan yang rusak.

Langkah ini menuai reaksi beragam. Sebagian pelaku industri pariwisata menilai kebijakan tersebut bisa merusak citra wisata Dolomites.

Namun di sisi lain, banyak warga dan pemerhati lingkungan mendukung kebijakan ini sebagai peringatan nyata soal over tourism dan perilaku wisata yang tidak bertanggung jawab.

Kasus Dolomites menambah daftar destinasi Eropa yang mulai kewalahan menghadapi lonjakan wisatawan.Para pengamat menilai, pengenaan biaya masuk ini bukan sekadar soal uang, tetapi sinyal kuat bahwa pariwisata massal perlu dikelola lebih bijak agar keindahan alam tetap terjaga untuk jangka panjang.

Hilda Ansariah Sabri

Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers dan Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat (2018-2023)