MANILA, bisniswisata.co.id: Kementerian Pariwisata Fipilina (DOT) tengah menyelenggarakan program pelatihan selama satu bulan untuk mempersiapkan personel garda depan KTT Asean tahun depan.
Kegiatan ini agar mampu memberikan layanan berkelas dunia serta keramah tamahan khas Filipina. Pelatihan ini ditujukan untuk mendukung berbagai acara sosial dan kegiatan penyambutan tamu engan peran Filipina sebagai tuan rumah KTT ASEAN ke-49 beserta pertemuan-pertemuan terkait pada bulan November mendatang.
Berlandaskan pada prinsip Filipino Brand of Service Excellence (FBSE), program ini membekali para peserta untuk bertugas sebagai petugas penghubung (liaison officer), petugas informasi, dan penerima tamu (usher) di berbagai lokasi yang telah ditentukan, hotel-hotel terakreditasi, serta bandara.
Hingga tanggal 19 Oktober, DOT telah melatih 244 peserta yang terbagi ke dalam tujuh kelompok pelatihan. Program ini dikembangkan oleh Asisten Sekretaris DOT Ma. Christina G. Aquino, mantan Dekan Fakultas Pariwisata Internasional dan Manajemen Perhotelan di Universitas Lyceum Filipina
Dua juga mantan Ketua Yayasan Dewan Industri Pariwisata, dan mantan Presiden Dewan Asia Pasifik untuk Pendidikan Hotel, Restoran, dan Institusional.
Dengan memanfaatkan latar belakang- nya yang luas di bidang pendidikan perhotelan, Aquino rancang kurikulum dan mengundang panel pembicara terkemuka untuk mengadakan sesi tentang standar diplomatik, etika sosial, penampilan profesional, keunggulan dan pemulihan layanan, kerja tim, komunikasi, dan manajemen tempat dan logistik konferensi.
Jajaran pembicara menampilkan para ahli terkemuka di bidang diplomasi, penerbangan, pendidikan tinggi, dan perhotelan, termasuk: Mantan Duta Besar Laura Quiambao-Del Rosario, mantan Duta Besar Filipina dan Ketua Pejabat Senior APEC; Direktur Ian U. Cacho.
Pembicara lainnya Direktur dan Kepala Pelatihan CAFA Manila dan mantan Direktur Layanan Kabin Qatar Airways; Prof. Robert Frederick P. Hayden Jr., eksekutif senior pendidikan tinggi dan ahli strategi pengembangan institusional.
Yael T. Fernandez, pemandu wisata terakreditasi Departemen Pariwisata (DOT) dan pendidik perhotelan berpengalaman; Ramon F. Mariñas, pemilik dan Direktur Pelaksana Bienvenido Travel and Tours dan pelatih terakreditasi DOT FBSE; Orlando Ballesteros.
Ada juga COO Exlink Management and Marketing Services Corp. dan pemimpin industri MICE; dan Mel Jayson B. Sanchez, Manajer Perhotelan di Asia Affinity Property Management Inc. dan Pelatih Tingkat Perusahaan Bersertifikat DOT FBSE.
Para peserta juga akan menjalani tes stres, wawancara panel, inspeksi lokasi, dan latihan penempatan untuk menilai kesiapan mereka, menentukan tugas mereka, dan membiasakan diri dengan pos masing-masing sebelum penugasan.
Para petugas penyambut tamu yang terpilih akan mengenakan seragam yang dirancang khusus yang menampilkan tekstil tradisional Filipina dari Wilayah Ilocos yang menampilkan Binakol, tekstil tenun tangan tradisional Filipina, yang memamerkan keahlian dan warisan budaya Filipina kepada para delegasi internasional.
“Menjadi tuan rumah KTT ASEAN adalah kesempatan untuk menampilkan yang terbaik dari keramahan Filipina. Kami ingin para garda terdepan kami percaya diri, mampu, dan siap untuk memberikan layanan yang prima sambil membuat setiap delegasi merasa benar-benar diterima,” kata Menteri Pariwisata Dita Angara-Mathay.
Peserta termasuk personel dari DOT dan lembaga-lembaga di bawahnya, kelompok penyambut tamu dari Pusat Kebudayaan Filipina (CCP), mahasiswa yang mengikuti program pariwisata, perhotelan, dan diplomasi di berbagai universitas, dan organisasi yang diakreditasi oleh Asosiasi Operator Tur Filipina (PHILTOA).
“Di luar keberhasilan penyelenggaraan KTT, kami ingin para delegasi meninggalkan kesan yang mendalam tentang Filipina dan rakyatnya. Setiap interaksi adalah kesempatan untuk memperkuat niat baik, membangun persahabatan regional, dan mendorong tamu kami untuk kembali dan menemukan lebih banyak tentang negara kami,” tambah Menteri Angara-Mathay..










