CALIFORNIA, AS, bisniswisata.co.id: Golden Week 2025 diprediksi menjadi salah satu periode perjalanan tersibuk dalam beberapa tahun terakhir. Pemesanan akomodasi ke luar negeri dari Tiongkok mengalami pertumbuhan tiga digit dari tahun ke tahun.
Dilansir dari www.hotelnewsresource.com
bertepatan dengan Festival Pertengahan Musim Gugur, liburan tahun ini rata-rata berlangsung delapan hari dan bisa diperpanjang hingga 12 hari bagi mereka yang mengambil cuti tambahan tiga hari, menciptakan “liburan super” yang mendorong beragam rencana perjalanan.
Data dari Trip.com Group juga menunjukkan bahwa perjalanan ke luar negeri dari Tiongkok Daratan terus menunjukkan tren peningkatan yang kuat. Momentum ini diperkirakan akan berlanjut hingga Golden Week dan sepanjang musim gugur.
Destinasi Utama: Dari Pemandangan Kota hingga Pesisir Pantai
Jepang dan Korea Selatan masih menjadi pasar utama bagi para wisatawan Tiongkok, dengan penjualan tiket pesawat ke kedua negara ini melonjak dari tahun ke tahun.
Thailand, Malaysia, dan Singapura juga masuk dalam lima besar, menegaskan daya tarik Asia Tenggara yang tak pernah pudar.
Kota-kota besar seperti Osaka, Tokyo, dan Seoul terus menarik banyak orang, mencerminkan antusiasme wisatawan terhadap kehidupan kota dan gaya kosmopolitan.
Pada saat yang sama, permintaan untuk pulau dan destinasi yang berfokus pada alam meningkat tajam. Cebu (Filipina), Phu Quoc (Vietnam), Okinawa (Jepang), Pulau Jeju (Korea Selatan), Nha Trang (Vietnam), dan Perth (Australia) termasuk di antara destinasi dengan pertumbuhan tercepat.
Kota-kota tepi laut seperti Fukuoka, Sydney, dan Makau juga semakin populer, dengan daya tarik pelabuhan dan kawasan tepi laut yang dipenuhi taman.
Di Eropa, destinasi yang sedang naik daun mencatat pertumbuhan dua hingga tiga digit. Kota Düsseldorf, Jerman, menduduki puncak daftar dengan lonjakan 188% dari tahun ke tahun.
Kota ini menarik pengunjung dengan budaya birnya yang semarak dan kancah seni mode. Frankfurt, yang terletak di sepanjang Sungai Main, menarik para pencinta museum dengan “Museum Embankment” yang terkenal, tempat 13 institusi kelas dunia, mulai dari Museum Film Jerman hingga Museum Patung Kuno.
Sepuluh kota Eropa teratas lainnya yang menunjukkan peningkatan mengesankan adalah Kopenhagen, Edinburgh, Jenewa, Brussels, Oslo, Barcelona, Roma, dan Nice.
Cakrawala Baru: Afrika dan Timur Tengah
Di luar Asia dan Eropa, para pelancong Tiongkok semakin melirik Afrika dan Timur Tengah. Pemesanan di Johannesburg naik 232% dari tahun ke tahun, seiring kota ini muncul sebagai pusat ekonomi Afrika Selatan dan pintu gerbang menuju keajaiban alam benua tersebut.
Kairo dan wilayah Kilimanjaro, Tanzania, juga mengalami kenaikan. Wilayah yang terakhir ini berfungsi sebagai akses utama ke Gunung Kilimanjaro dan Taman Nasional Serengeti.
Timur Tengah menyaksikan lonjakan yang lebih dramatis. Doha mencatat peningkatan luar biasa sebesar 441% dari tahun ke tahun, sementara Abu Dhabi naik 229%.
Riyadh juga menarik minat internasional, memadukan warisan sejarah yang mendalam dengan pemandangan kota yang modern. Dengan lokasi strategis dan beragam penawaran, kota-kota di Timur Tengah dengan cepat menjadi destinasi perjalanan global favorit.
Pergeseran Menuju Perjalanan Strategis
Seiring dengan berkembangnya kebiasaan bepergian, wisatawan Tiongkok menyesuaikan jadwal pemesanan mereka.
Data dari Trip.com Group ungkapkan bahwa para pelancong Tiongkok memesan perjalanan Golden Week mereka lebih awal, dengan waktu tunggu rata-rata untuk pemesanan ke luar negeri seminggu lebih awal dari tahun sebelumnya.
Selain itu, para pelancong mencari nilai lebih di destinasi dan akomodasi mereka, memilih tempat wisata dengan beragam kegiatan dan hotel yang menawarkan layanan tambahan.
Tren ini mencerminkan preferensi yang berkembang untuk perjalanan yang ramah anggaran namun tetap memberikan pengalaman liburan yang bermakna.
Gen Z Mendorong Akomodasi Alternatif
Para backpackers muda dan digital natives mengubah lanskap akomodasi. Hostel, yang menarik karena harganya yang terjangkau dan suasana komunitasnya, mengalami lonjakan pemesanan sebesar 240%.
Para pelancong Generasi Z, yang kini menjadi bagian signifikan dari pasar luar negeri, memimpin tren ini. Selain hostel, para pelancong Tiongkok juga mendiversifikasi pilihan mereka homestay, resort, serviced apartment, ryokan, dan villa semuanya mencatat pertumbuhan yang kuat.
Secara keseluruhan, pemesanan akomodasi ke luar negeri selama Golden Week mencatat pertumbuhan tiga digit dari tahun ke tahun, menggarisbawahi keinginan para pelancong untuk keragaman dan pengalaman unik.
Tumpang Tindih Hari Libur Mendorong Perjalanan Jarak Pendek Regional
Hari libur musim gugur di seluruh Asia Timur, termasuk Silver Week Jepang (13–23 September) dan Chuseok Korea (3–9 Oktober) tumpang tindih dengan Golden Week Tiongkok, memicu lonjakan permintaan untuk rute jarak pendek.
Data Trip.com Group menunjukkan bahwa perjalanan jarak pendek mendominasi: di Jepang, 70% pemesanan liburan adalah penerbangan jarak pendek, sementara di Korea Selatan, angkanya 62%.
Selama Silver Week, perjalanan ke luar negeri dari Jepang naik sekitar 30% dari tahun ke tahun, sementara Korea Selatan mencatat lonjakan 80% selama Chuseok. Destinasi Tiongkok tetap menjadi daya tarik utama bagi pengunjung Jepang dan Korea.
Shanghai, Beijing, Hong Kong, Dalian, Qingdao, dan Tianjin memimpin daftar dalam hal total pemesanan. Setelah peluncuran Shanghai Express dan Beijing Express, Trip.com Group tahun ini memperkenalkan Hong Kong Free Layover Tour Service.
Paket yang menawarkan enam rencana perjalanan setengah hari yang dikurasi — tiga gratis dan tiga premium — lengkap dengan transportasi terpandu dan pemandu ahli berbahasa Inggris.
Sementara itu, kota-kota seperti Dali, Quanzhou, Zhangjiajie, dan Weihai mengalami pertumbuhan tercepat dalam pemesanan penerbangan dari Jepang dan Korea Selatan.
Zhangjiajie, yang terkenal sebagai lokasi syuting film Avatar, memukau dengan pilar karstnya yang menjulang tinggi. Di Dali, para pelancong bisa berjalan-jalan di sepanjang Danau Erhai di bawah sinar matahari yang cerah, minum kopi, dan menikmati kue bunga lokal.
Quanzhou menarik pengunjung dengan Kuil Kaiyuan yang bersejarah dan kancah kuliner yang semarak, sementara Weihai memikat dengan pantai berpasir yang indah dan makanan laut segar. Destinasi-destinasi ini secara bertahap semakin populer di kalangan pelancong dari pasar Asia tetangga.










