ATHENA, bisniswisata.co.id : Timur Tengah dan Afrika merupakan satu-satunya kawasan di dunia yang menunjukkan penurunan aktivitas jaringan hotel secara keseluruhan pada akhir kuartal kedua, menurut data jaringan CoStar Juni 2025.
Dilansir dari traveldailynews.com, CoStar adalah penyedia terkemuka pasar real estat daring, informasi, dan analitik di pasar properti.
Eropa
• Sedang dibangun: 171.503 kamar 0(+3,4%)
• Perencanaan Akhir: 74.922 kamar (-19,7%)
• Perencanaan: 185.311 kamar (+15,4%)
• Total Kontrak: 431.736 (+2,9%)
Inggris memimpin kawasan ini dalam jumlah total kamar yang dibangun (24.711), diikuti oleh Jerman (23.400).
Asia Pasifik
• Sedang dibangun: 523.672 kamar (+4,0%)
• Perencanaan Akhir: 41.705 kamar (-54,3%)
• Perencanaan: 391.877 kamar (+21,0%)
• Total Kontrak: 957.254 (+4,2%)
Di antara negara-negara di kawasan tersebut, Tiongkok (318.327) memimpin dalam aktivitas konstruksi, diikuti oleh India (40.950) dan Vietnam (36.338).
Timur Tengah & Afrika
• Sedang dibangun: 103.115 kamar (-5,4%)
• Perencanaan Akhir: 21.731 kamar (-34,2%)
• Perencanaan: 94.391 kamar (+13,7%)
• Total Kontrak: 219.237 (-2,6%)
Sebagian besar aktivitas pipa di kawasan ini terpusat di Timur Tengah. Arab Saudi (46.015) dan Uni Emirat Arab (16.271) memiliki jumlah kamar terbanyak yang sedang dibangun.
Amerika
• Sedang dibangun: 189.102 kamar (-9,3%)
• Perencanaan Akhir: 303.528 kamar (+1,5%)
• Perencanaan: 410.322 kamar (+6,4%)
• Total Kontrak: 902.952 (+1,1%)
AS (138.922) memegang mayoritas kamar yang sedang dibangun di kawasan ini. Setelah AS, Meksiko (14.562), Kanada (9.128), dan Brasil (5.334) menunjukkan jumlah kamar terbanyak yang sedang dibangun.










