DESTINASI INTERNATIONAL LIFESTYLE NEWS

Roadshow Pariwisata Kazakhstan menyoroti kerja sama Korea Selatan-Kazakhstan

SEOUL, bisniswisata.co.id: “Roadshow Pariwisata Kazakhstan,” yang diselenggarakan bersama oleh Kedutaan Besar Kazakhstan di Korea dan Perusahaan Nasional Pariwisata Kazakhstan, diadakan beberapa waktu lalu di The Plaza Hotel di Jung-gu, Seoul.

Acara ini bertujuan untuk promosikan sumber daya dan potensi pariwisata Kazakhstan ke pasar Korea. Dilansir dari koreapost.com, roadshow ini menarik sekitar 150 peserta, termasuk perwakilan dari agen perjalanan,  maskapai penerbangan utamaKorea,Sekretariat Forum Kerja Sama Korea-Asia Tengah, Asosiasi Agen Perjalanan Korea (KATA), pakar pariwisata, dan media dari kedua negara.

Delegasi Kazakhstan terdiri dari 10 lembaga dan perusahaan, termasuk dewan pariwisata nasional, Dewan Pariwisata Kota Almaty, Air Astana, SCAT Airlines, dan Resor Olahraga Musim Dingin Shymbulak, yang menyajikan berbagai produk pariwisata dan peluang kerja sama.

Dalam sambutannya, Nurgali Arystanov, Duta Besar Kazakhstan untuk Korea, menyoroti perkembangan sosial-ekonomi negara tersebut yang positif, dengan mencatat, “Tingkat pertumbuhan ekonomi Kazakhstan mencapai 5,1% pada tahun 2024, dan arus masuk investasi langsung asing (FDI) mencapai rekor tertinggi.” kata Nurgali Arystanov.

Dia menekankan bahwa di bawah dukungan politik yang kuat dari kepemimpinan nasional, sektor pariwisata Kazakhstan tumbuh pesat, khususnya di industri MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions).

Nurgali mencontohkan keberhasilan penyelenggaraan Forum Internasional Astana pada tanggal 29–30 Mei, dengan mencatat kehadiran Ban Ki-moon, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-8, atas undangan Presiden Kassym-Jomart Tokayev.

Pada tahun 2024, total 40.180 wisatawan Korea mengunjungi Kazakhstan, menandai peningkatan sebesar 12,8% dari tahun sebelumnya. Di antara mereka, 26.861 orang menginap di akomodasi, yang mencerminkan kenaikan sebesar 12%, yang menunjukkan pertumbuhan permintaan pariwisata yang stabil.

Peningkatan ini disebabkan oleh faktor-faktor seperti perjanjian bebas visa antara kedua negara, peningkatan penerbangan langsung mingguan yang menghubungkan kota-kota besar seperti Almaty, Astana, dan Shymkent (17 penerbangan per minggu), dan kampanye promosi yang aktif di Korea.
Sementara itu, Badan Pariwisata Kota Almaty dan agen perjalanan Kazakhstan juga berpartisipasi dalam “Pameran Perjalanan Internasional Seoul 2025 (SITF 2025),” yang mengelola stan nasional dan memperkenalkan beragam produk dan konten pariwisata kepada konsumen Korea dan pemangku kepentingan industri.

Hildea Syafitri