DESTINASI INTERNATIONAL

Wisatawan Eropa yang Berbelanja Tinggi Meningkatkan Musim Hijau di Thailand

BANGKOK, bisniswisaya.co.id: Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) tengah mempercepat upaya untuk meningkatkan pasar berkualitas menuju status “Pasar Sejuta” sekaligus merestrukturisasi sektor pariwisata untuk memprioritaskan nilai daripada volume.

Dilansir dari www.khaosodenglish.com, Thapanee Kiatphaibool, Gubernur Otoritas Pariwisata Thailand, mengungkapkan bahwa tren wisatawan mancanegara selama bulan Juni – periode Musim Hijau – menunjukkan pertumbuhan positif di berbagai pasar, khususnya pasar Eropa yang menghabiskan banyak uang yang tumbuh 13% secara keseluruhan.

Jerman memimpin pertumbuhan Eropa dengan peningkatan kedatangan wisatawan yang luar biasa sebesar 71%, diikuti oleh Italia sebesar 28% dan Swiss sebesar 24%.

Pasar Timur Tengah, yang memasuki musim pariwisatanya, menunjukkan pertumbuhan luar biasa sebesar 55%, dengan Arab Saudi naik 61%, Oman meningkat 54%, UEA naik 51%, dan Israel tumbuh 32,49%.

Malaysia Salip Tiongkok sebagai Pasar Sumber Utama

Pergeseran signifikan terjadi dalam peringkat pariwisata, dengan Malaysia melampaui Tiongkok sebagai sumber utama pengunjung asing Thailand untuk pertama kalinya dalam 13 tahun sejak 2012.

Sejak awal Juni, kedatangan wisatawan Malaysia telah meningkat 13,22% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pasar negara berkembang juga menunjukkan harapan, dengan Filipina tumbuh 24%.

Sinyal Pemesanan di Masa Depan yang Kuat

Sejak Q3 dan seterusnya, TAT melihat sinyal pemesanan di masa depan yang terus positif dari maskapai penerbangan untuk Juli-September 2025 (Slot Musim Panas), dengan tren pertumbuhan di hampir semua pasar: Eropa (+21%), Timur Tengah (+25%), dan Asia (+7%).

Momentum ini berlanjut hingga Oktober-Desember 2025 (Slot Musim Dingin) dengan Eropa (+17%), Amerika (+12%), dan Asia (+22%).

*Inisiatif Pengembangan Pasar Strategis*
TAT akan fokus pada strategi relokasi untuk menciptakan keseimbangan pasar sambil mempromosikan pasar potensial. Inisiatif utama meliputi:

•Inggris Raya: Promosi bersama dengan British Airways dan Norse Atlantic Airways, yang menargetkan pengunjung baru dan lama, didukung oleh penerbangan baru London-Bangkok (2-4 kali seminggu) oleh Norse Atlantic Airways dan peningkatan layanan TUI UK ke London-Bangkok dan Manchester-Bangkok (masing-masing 2 kali seminggu).

•Jerman: Kemitraan dengan operator tur besar seperti Der, TUI, dan maskapai Condor untuk penerbangan carter selama Oktober-Desember 2025, ditambah perjalanan pengenalan selebritas yang menargetkan pasar DINK, dan Gen Z.

•Rusia: Promosi bersama dengan operator tur besar di seluruh kota utama dan sekunder Rusia.
• Prancis: Kolaborasi dengan mitra termasuk Carrefour Voyages, Lastminute, dan Edreams (Opodo), ditambah partisipasi dalam acara seperti Cannes Yachts Show dan Wedding & Honeymoon Fair.

•Amerika Serikat: “Kampanye Bulan Menakjubkan Global 2 by 4” melalui platform Travelstride dan kampanye penjualan kerja sama dengan EVA Air melalui Expedia.

Restrukturisasi Strategis untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Menyusul tantangan pariwisata terkini, TAT menyesuaikan strategi untuk menanggapi perubahan struktur pasar. Fokusnya meliputi upaya relokasi untuk menyeimbangkan pasar pariwisata global, mempromosikan destinasi pariwisata Thailand yang baru, dan menciptakan keseimbangan geografis, khususnya di kota-kota sekunder dengan jumlah pengunjung yang lebih sedikit.

Otoritas akan menggunakan kegiatan kreatif dan pemasaran acara untuk merangsang pasar Green Season sekaligus menargetkan wisatawan berkualitas dengan daya beli dan pengeluaran pariwisata yang tinggi, merestrukturisasi pasar pariwisata untuk pertumbuhan “Nilai atas Volume” yang berkelanjutan.

Evan Maulana