ASEAN INTERNATIONAL

Sri Lanka Bidik 3 Juta Wisatawan di 2026 untuk Perkuat Pemulihan Pasca Topan

SIPRUS, bisniswisata.co.id: Sri Lanka menetapkan target menyambut sekitar 3 juta wisatawan internasional pada tahun 2026, sebagai bagian dari upaya memperkuat pemulihan ekonomi setelah dampak Topan Ditwah yang melanda negara tersebut pada akhir November 2025.

Dilansir dari www.traveldailynews.asia, pada tahun 2025, Sri Lanka berhasil mencatat rekor 2,36 juta pengunjung, menjadikannya salah satu pencapaian tertinggi dalam sejarah pariwisata negara ini.

Sektor pariwisata juga tetap menjadi sumber devisa terbesar kedua, dengan pendapatan sekitar US$3,2 miliar pada tahun lalu.
Target ini mewakili kenaikan sekitar 27 % dibandingkan tahun sebelumnya, yang dianggap penting bagi upaya pemulihan dari kerusakan akibat topan.

Topan Ditwah menelan 645 korban jiwa dan menyebabkan kerusakan parah pada lebih dari 110.000 rumah, serta merusak infrastruktur penting seperti jalan, rel kereta, dan jembatan dengan kerugian diperkirakan mencapai US$4,1 miliar.

Selain itu, pemerintah Sri Lanka juga menargetkan investasi sekitar US$500 juta di sektor pariwisata sepanjang 2026, meningkat dari US$329 juta yang berhasil dihimpun dari 126 proyek pada tahun sebelumnya.

Pejabat terkait menekankan bahwa pertumbuhan pariwisata tidak hanya penting untuk pendapatan negara, tetapi juga menjadi pilar penting dalam mendorong stabilitas ekonomi saat negara tengah mengatasi dampak bencana tersebut.

Arum Suci Sekarwangi