Minim Sosialisasi, Wisata Tangerang Sepi Kunjungan Wisman

0
116
Kampung berkelir Tangerang (Foto: travelingyuk.com/)

TANGERANG, bisniswisata.co.id: Pemkot Tangerang memiliki tantangan berat untuk mendatangkan turis mancanegara. Selama ini kunjungan turis asing masih sangat minim ke sejumlah tempat wisata baik wisata belanja, wisata kuliner, maupun objek wisata lainnya di Kota Tangerang. Tercatat ada 59 obyek wisata di Tangerang.

Kurang populernya pariwisata di Kota Tangerang lantaran minimnya sosialisasi dari Pemkot Tangerang, sehingga belum dijadikan agenda rutin turis asing untuk berkunjung. Di sisi lain, kunjungan ke taman-taman tematik atau kampung-kampung tematik seperti Kampung Bekelir mesti dipromosikan lebih masif.
Sebenarnya Pemkot Tangerang sudah memahami persoalan tersebut. Saat ini kedatangan turis asing ke Kota Tangerang belum masuk skala prioritas pariwisata.
Bukan hanya persoalan internal, persoalan pariwisata juga dipengaruhi faktor eksternal seperti kondisi sosial dan politik berkembang di Indonesia sehingga perlu pengelolaan yang baik dari pemerintah daerah.

Kemajuan dunia pariwisata di Kota Tangerang yang terbelah oleh Sungai Cisadane memang cukup lambat karena dimulai dengan mengembangkan sesuatu yang baru bukan pada kebudayaan yang sedang berkembang.

Sejauh ini, taman dan kampung tematik yang dibangga-banggakan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dinilai belum sanggup menarik minat turis asing. Begitupun dengan berbagai festival rutin yang diadakan setiap tahun, hanya ramai oleh warga lokal dan menjadi acara seremonial semata sehingga tidak menjadi agenda wajib yang harus dikunjungi warga asing.

Beberapa tempat pariwisata yang memiliki nilai sejarah tinggi seperti kelenteng, penjara, reruntuhan benteng, pasar, masjid, hingga museum masih sepi-sepi saja. Kondisi ini ditambah tuna literasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang yang tidak pernah meng-update kegiatannya maupun informasi tempat wisata yang dapat dikunjungi di-website-nya.

Di situs resmi dinas yang bertanggung jawab terhadap kegiatan wisata di Kota Tangerang, situs tersebut tidak aktif dan hanya berisi tentang laporan kerja, perjanjian kerja, serta rencana kerja. Sementara, informasi tentang kebudayaan dan kegiatan pariwisata tidak ada sama sekali.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Raden Rina Hernaningsih mengklaim kunjungan wisatawan ke Kota Tangerang meningkat, namun masih didominasi turis lokal. “Tempat wisata di Kota Tangerang itu ada taman dan cagar budaya. Sejak Januari sampai sekarang ada 1.246.832 turis yang datang,” kata Rina seperti dilansir laman Sindonews, Senin (30/09/2019),

Dari total 1,2 juta turis, kunjungan turis asing masih sangat sedikit dan kedatangan turis asing ke Kota Tangerang belum menjadi prioritas utama. Ini sangat disayangkan mengingat potensi yang ada dapat dimaksimalkan.

“Kunjungannya tersebar di sejumlah tempat wisata. Untuk turis asing sebanyak 150.894. Tahun lalu turis sebanyak 1,5 juta jiwa. Sekarang belum akhir tahun sudah 1,2 juta jiwa,” ujar Rina.

Hanya 150.894 Wisman ke Kota TangPariwisata di Kota Tangerang sebenarnya sangat potensial. Kota yang dikepung pabrik ini memiliki Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten. Bandara Soetta merupakan bandara terbesar di Indonesia. Bandara ini juga merupakan pintu masuk dunia internasional ke Indonesia dengan jumlah pengunjung mencapai 200.000 jiwa per hari.

“Untuk pengunjung Bandara Soetta baik penerbangan domestik dan internasional, jumlahnya 200.000 orang. Itu sudah termasuk turis asing,” kata Vice President Corporate Communication PT Angkasa Pura (AP) II Yado Yarismano.

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah wisatawan asing yang masuk ke Indonesia sepanjang Juni 2019 meningkat hingga 9,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kunjungan turis asing itu paling banyak menggunakan jalur udara, salah satunya melalui Bandara Soetta yang mencapai 1,45 juta selama Januari-Agustus 2019.

Dari total kunjungan turis asing yang masuk ke Indonesia melalui Bandara Soetta hanya sekitar 150.894 jiwa yang berkunjung ke Kota Tangerang. Sisanya 1,44 juta jiwa lebih hanya menumpang lewat saja. (ndy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.