JAKARTA, bisniswisata.co.id: Indonesia dan Filipina berada di garda terdepan dalam merayakan keunggulan pariwisata, seiring dengan peluncuran Penghargaan Pariwisata tahunan ke-39 oleh Asosiasi Pariwisata ASEAN (ASEANTA) pada tahun 2025.
Penghargaan bergengsi ini memberikan pengakuan atas pencapaian dan inovasi luar biasa di industri perjalanan Asia Tenggara yang dinamis, yang menyoroti upaya-upaya dalam keberlanjutan, keterlibatan masyarakat, dan transformasi digital.
Sebagai bagian dari tonggak sejarah ini, negara-negara ASEAN diundang untuk berpartisipasi dalam perayaan kolaboratif yang tidak hanya mengapresiasi inisiatif pariwisata yang luar biasa, tetapi juga memperkuat kerja sama regional dan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata ASEAN melalui inovasi dan nilai-nilai bersama.
Dilansir dari www.travelandtourworld.com, Asosiasi Pariwisata ASEAN (ASEANTA) baru-baru ini meluncurkan dua inisiatif utama yang dirancang untuk memperluas dan meningkatkan peluang pariwisata di kawasan Asia Tenggara yang beragam dan berkembang pesat.
Upaya-upaya ini menggarisbawahi komitmen kuat negara-negara anggota ASEAN untuk memperkuat sektor pariwisata kolektif mereka melalui inovasi, keberlanjutan, dan kolaborasi.
Salah satu program utama yang diluncurkan adalah ASEANTA Tourism Awards, sebuah platform penghargaan bergengsi yang telah berlangsung selama 39 edisi.
Selama bertahun-tahun, penghargaan ini telah memantapkan dirinya sebagai standar untuk merayakan keunggulan di seluruh industri pariwisata di kawasan ini.
Cakupan penghargaan mencakup berbagai kategori, menghargai pencapaian mulai dari proyek pariwisata berbasis komunitas yang memberdayakan penduduk lokal, hingga kampanye pemasaran berskala besar dan model pariwisata berkelanjutan inovatif yang menetapkan standar baru di sektor ini.
Penghargaan Pariwisata ASEANTA telah memainkan peran penting dalam menyoroti upaya-upaya teladan yang berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan dan transformasi positif lanskap pariwisata ASEAN.
Dengan mengakui inisiatif yang memadukan pelestarian budaya dengan pengembangan pariwisata modern, penghargaan ini mendorong peningkatan berkelanjutan dan menginspirasi pihak lain dalam industri ini untuk mengadopsi praktik terbaik.
Penekanan pada keunggulan ini sangat penting di kawasan yang beragam seperti Asia Tenggara, di mana negara-negara memiliki keragaman budaya, infrastruktur, dan kematangan pariwisata yang sangat beragam.
Pendaftaran Penghargaan Pariwisata ASEANTA saat ini telah dibuka, mengundang operator pariwisata, organisasi masyarakat, badan pemerintah, dan pemangku kepentingan sektor swasta dari seluruh negara ASEAN untuk mengirimkan karya mereka. Batas waktu pendaftaran ditetapkan pada 31 Oktober 2025.
Pemenang akan diumumkan secara resmi di Forum Pariwisata ASEAN 2026, yang akan diselenggarakan di Filipina, yang mempertemukan para pemimpin pariwisata, pembuat kebijakan, dan pakar industri dari seluruh kawasan.
Acara ini diakui sebagai salah satu pertemuan tahunan terpenting yang didedikasikan untuk memajukan agenda pariwisata ASEAN dan mendorong kerja sama regional.
Selain penghargaan, ASEANTA memperkenalkan inisiatif inovatif kedua di forum baru-baru ini — peluncuran situs mikro Discover ASEAN. Platform digital baru ini, yang diciptakan bekerja sama dengan AirAsia Move, dirancang untuk berfungsi sebagai pusat pemesanan perjalanan terpusat yang dirancang khusus untuk Asia Tenggara.
Dengan memanfaatkan teknologi digital, situs mikro ini bertujuan untuk menyederhanakan proses perencanaan perjalanan, tawarkan akses mudah bagi pengguna ke berbagai layanan perjalanan termasuk penerbangan, akomodasi, dan paket wisata di seluruh negara ASEAN.
Situs mikro Discover ASEAN merupakan langkah signifikan menuju transformasi digital dalam industri pariwisata di kawasan ini. Asia Tenggara, yang dikenal dengan budaya dan keindahan alamnya yang semarak, semakin menarik wisatawan yang melek teknologi dan mencari solusi perjalanan yang nyaman dan komprehensif.
Platform ini diharapkan dapat mendorong pariwisata intra-regional dengan memudahkan wisatawan menjelajahi berbagai destinasi ASEAN, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi dan pertukaran budaya antarnegara anggota.
Hal yang membedakan kedua inisiatif ini adalah keselarasannya dengan visi yang lebih luas tentang pembangunan pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif.
Baik ASEANTA Tourism Awards maupun situs mikro Discover ASEAN mencerminkan komitmen bersama antarnegara ASEAN untuk mempromosikan praktik pariwisata yang tidak hanya menghasilkan manfaat ekonomi tetapi juga melestarikan warisan budaya dan melindungi lingkungan.
Keberlanjutan dengan cepat menjadi tema sentral dalam strategi pariwisata di seluruh dunia, dan ASEAN secara proaktif mengintegrasikan prinsip-prinsip ini untuk memastikan ketahanan dan daya saing jangka panjang di pasar global. Upaya ini menyoroti pentingnya kemitraan publik – swasta dalam mendorong kemajuan pariwisata regional.
Kolaborasi antara ASEANTA dan AirAsia menunjukkan bagaimana badan pemerintah, asosiasi industri, dan perusahaan swasta dapat bekerja sama untuk menciptakan solusi inovatif yang merespons ekspektasi wisatawan dan tren pasar yang terus berkembang.
Kemitraan semacam itu sangat penting untuk memanfaatkan sumber daya, pengetahuan, dan teknologi guna meningkatkan infrastruktur pariwisata, pemasaran, dan kualitas layanan di seluruh kawasan.
Peluncuran ASEANTA Tourism Awards dan situs mikro Discover ASEAN juga hadir di saat yang krusial, di mana dunia secara bertahap pulih dari gangguan yang disebabkan oleh pandemi COVID-19.
Industri pariwisata di seluruh dunia telah menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan negara-negara ASEAN pun tidak terkecuali. Inisiatif-inisiatif ini menunjukkan pendekatan berwawasan ke depan untuk membangun kembali sektor pariwisata dengan ketahanan, kemampuan beradaptasi, dan fokus baru pada kualitas dan keberlanjutan.
Dengan memberikan penghargaan kepada proyek-proyek pariwisata yang luar biasa dan memfasilitasi akses yang lebih mudah ke layanan perjalanan, ASEANTA membantu membangun kembali kepercayaan wisatawan dan merangsang permintaan di kawasan ini.
Penghargaan ini memotivasi para pemangku kepentingan pariwisata untuk berinovasi dan meningkatkan diri, sementara platform digital melayani preferensi yang semakin meningkat untuk pemesanan perjalanan daring, pengalaman yang dipersonalisasi, dan rencana perjalanan multi-destinasi.
Bersama-sama, keduanya menciptakan ekosistem dinamis yang mendukung pertumbuhan pariwisata sekaligus menjawab realitas pasar yang baru.
Singkatnya, inisiatif ganda ASEANTA mencerminkan komitmen yang kuat untuk membentuk kembali industri pariwisata Asia Tenggara demi masa depan yang lebih cerah.










