(Foto oleh Milo Brown)
MAATRICH, bisniswisata.co.id: Treehouse Hotel Manchester kian melangkah maju. Menyusul debutnya yang mencuri perhatian pada Maret 2025, hotel inovatif dari merek perhotelan unik besutan Barry Sternlicht, pendiri sekaligus Chairman Starwood Hotels kini menghadirkan perluasan besar-besaran.
Hotel ini memperkenalkan destinasi rooftop baru, deretan suite premium yang mengubah lantai-lantai atas properti menjadi tempat pelarian ajaib di ketinggian kota, serta beragam cara baru untuk berkumpul, bermain, berolahraga, dan menyegarkan diri.
Kini, Treehouse Hotel Manchester lebih dari sekadar hotel: ini adalah resor perkotaan tempat bersantap, hiburan malam, kebugaran, hiburan, dan pekerjaan berpadu dalam satu wadah.
Berlokasi di lantai 14 dan 15 dengan pemandangan kota yang luas, destinasi kuliner dan minuman baru di Treehouse mencakup Sister Moon karya Chef Sam Grainger (bekerja sama dengan Luke Cowdrey dan Justin Crawford), bar koktail yang sedang naik daun bernama The Nest, serta The Hideout, sebuah lounge bergaya speakeasy.
Perluasan ini juga menghadirkan evolusi pengalaman menginap di Treehouse Manchester melalui sembilan *suite* premium yang tersebar di lantai 11 dan 12.
Tempat peristirahatan luas bergaya hunian ini dirancang bagi keluarga, acara spesial, atau siapa pun yang ingin menikmati masa inap lebih lama. Selain area rooftop tamu dapat bermain di lapangan padel beratap milik The Pollen Club dan bersantai di sauna luar ruangan berbahan bakar kayu dari The Good Sauna Co.
Terletak di sudut jalan Blackfriars Street dan Deansgate, Treehouse Hotel Manchester memadukan semangat khas Treehouse—yang penuh rasa ingin tahu dan keceriaan—dengan denyut kreativitas salah satu kota paling menarik di Inggris.
Dilansir dari hospitality.net sejak dibuka pada tahun 2025, properti ini telah menjadi salah satu destinasi menginap yang paling banyak dibicarakan di Manchester, dengan beragam aktivitas yang berlangsung dari pagi hingga larut malam.
Warga lokal maupun tamu dapat berkumpul untuk menikmati santapan sepanjang hari, program kreatif, dan bekerja bersama (coworking) di Pip, sebuah lounge dan bar karya Chef Mary-Ellen McTague. Flix, bioskop canggih milik hotel, menjadi tempat pemutaran film dan acara khusus.
Sementara agenda kegiatan yang terus berganti menghadirkan musik, seni, lokakarya, dan berbagai acara menarik lainnya.
Di The Playground, peralatan Technogym serta beragam kelas—mulai dari latihan kelompok yang penuh energi hingga yoga dan meditasi terpandu. Ini membuat semua orang tetap aktif bergerak.
Ruang pertemuan dan acara yang fleksibel dapat mengakomodasi pertemuan akrab maupun perayaan dengan kapasitas hingga 400 tamu.
Berbagai penambahan terbaru kian memperkuat momentum tersebut, menghadirkan lebih banyak keseruan, suasana istimewa, pesona khas malam hari, serta peluang untuk menjalin kebersamaan secara spontan.










