Wisman Terpikat Atraksi Raja Kuning

0
875

DENPASAR, test.test.bisniswisata.co.id: RATUSAN wisatawan mancanegara (wisman) di Bali, berbaur dengan masyarakat menyaksikan atraksi “Raja Kuning” (panjat pohon pinang) yang disakralkan warga kawasan wisata Banjar Sema, Kecamatan Payangan, Gianyar pada Umanis Kuningan, Minggu (26/7) petang.

Kegiatan itu bukan sekedar panjat pinang seperti acara tujuhbelas Agustusan. Namun, ini merupakan bagian dari adat tradisi turun temurun yang dilakukan masyarakat Desa Pakraman Sema, yang lokasinya di tengah-tengah pulau Bali, 10 Km utara lokasi wisata Ubud.

Kegiatan panjat pinang juga diawali persembahyangan bersama masyarakat. Dilanjutkan atraksi yang pelaksanaannya digelar setiap Umanis Kuningan. Bahkan, tidak pernah absen kecuali desa tersebut mengalami ‘Cuntaka’ (halangan).

Pemanjat pohon pinang, adalah pria pilihan. Anak-anak muda berbadan kekar, dan dihias dengan muka yang dihias sedemikian rupa, menjadi daya penarik. Saat menaiki pohon, mereka diiringi bunyi gambelan dan sorakan pengunjung yang hadir sebagai upaya membakar semangat para pemanjatnya. Seperti biasa, di atas ditempatkan berbagai hadiah menarik.

Sementara Pohon pinang sebelum dipanjat dibuat halus dan dipoles dengan oli supaya licin. Biasanya pohon mencapai tinggi hingga 20 meter. Ada sekitar 20-25 pohon pinang berdiri tegak untuk dipanjat.

Wisatawan mancanegara yang hadir, ada datang secara perorangan maupun berkelompok yang khusus menyaksikan kegiatan sepertinya disakralkan oleh penduduk setempat, karena segala sesuatunya dilakukan secara tulus dan diupacarai sebelum dimulai.

Sejumlah tokoh masyarakat menilai kegiatan ini belum diketahui kapan dimulainya, karena sudah berlangsung kegiatan “Raja Kuning” pada setiap Umanis Kuningan dan konon pernah masyarakat meniadakannya ternyata muncul marabahaya.

Sejak peristiwa itu ada dan tidak diketahui kapan terjadinya, masyarakat tidak berani absen menyelenggarakan Raja Kuning pada hari Umanis Kuningan kecuali ada “cuntaka” seperti halnya ada warga setempat yang meninggal dunia. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.