Wisman asal China Jadi Target Kemenpar di 2016

0
652
Kemenpar targetkan 1,4 juta wisatawan China ke Indonesia tahun ini.

JAKARTA, Bisniswisata.co.id:  Kementerian Pariwisata (Kemenpar) pada periode kuartal pertama (Januari-Maret) 2016 langsung merealisasikan rangkaian kegiatan pemasaran dan promosi di seluruh kawasan-kawasan tempat asal wisman (origin).

Kegiatan tersebut mencakup pengiriman misi penjualan, melaksanakan dan atau mengikuti festival dan pameran. Pameran ada yang sasarannya masyarakat umum (B to C), ada yang sasaran B to B, selain itu juga event promosi pariwisata minat khusus dan MICE.

“Kemenpar sedang giat dengan kegiatan Award. Award memang tidak secara langsung mendatangkan turis tetapi award memiliki tiga fungsi mengapa kita mengadakan award, yang pertama ada fungsi Kalibrasi, yakni untuk mengecek kita membandingkan dengan negara lain,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara, Kemenpar, I Gde Pitana pada acara Media Gathering di Gedung Sapta Pesona, Kemenpar, Jakarta Pusat, Senin (15/2/16).

Lebih lanjut Pitana mengatakan, “Fungsi yang kedua yakni untuk positioning agar kita tahu dimana kita berada, di nomor berapa posisi Indonesia, dan yang ketiga fungsi confidance artinya dengan kita dapat award kita akan percaya diri dan yang tidak kalah pentingnya award itu sebagai sarana promosi kita,” tegasnya.

Selain itu kegiatan famtrip menurutnya memberikan pemerataan kepada kawasan lain yang minim kunjungan wisman. Adapun program famtrip yaitu, mendatangkan dari luar negeri para agen travel dan tur operator dengan mengunjungi berbagai detinasi pariwisata di Indonesia.

“Famtrip dimulai dari Pulau Bali. Bali sebagai jendela karena Bali lebih dikenal, lalu dilanjutkan dengan melakukan kunjungan ke destinasi pariwisata lainnya di Indonesia bagian Timur dan Barat, misalnya Bali plus Wakatobi, dan lain-lainnya,” ungkapnya.

Menurutnya target 2016 baru pertama kalinya menargetkan China (Greater China; Tiongkok, Taiwan, dan Hong Kong) nomor satu dari segi kedatangan, lebih tinggi dari Malaysia dan Singapura. Tahun lalu mencapai 133.000 wisman Tiongkok, dan tahun 2016 dengan adanya fasilitas bebas visa, menargetkan 1,4 juta wisman China. (Evy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.