Turis Tiongkok, Antara Jorok & Penghasil Devisa

0
2246
Turis China jemur pakaian di Disneyland

THAILAND, test.test.bisniswisata.co.id: BUANG air di depan umum, meludah sembarangan, dan menendang lonceng kuil suci, merupakan sekian dari banyak tuduhan yang ditujukan kepada wisatawan asal Tiongkok yang berkunjung ke Thailand.

“Saya tidak bisa mengingatkan mereka setiap saat. Saya tidak ingin menyinggung perasaan mereka. Semua wisatawan itu, itu untuk Thailand!” ujar Pin Su, seorang pemandu wisata Candi Putih (White Temple), di sela-sela mengajak para pengunjung berkeliling.

Persoalan perilaku tidak etis wisatawan itu diiyakan Chalermchai Kositpipat, pemilik tempat wisata Candi Putih, di Chiang Rai, Tiongkok. Ia mengaku kondisi toiletnya sangat tidak layak digunakan setelah sekelompok wisatawan Tiongkok berkunjung ke lokasi tersebut.

“Kami memiliki masalah dengan orang-orang Tiongkok yang buang air di mana saja. Jadi saya meminta ke pemandu untuk menjelaskan kepada mereka untuk menghormati aturan yang ada di Thailand,” ujar Chalermchai. Sebelumnya, pada Maret lalu, sebuah video yang memperlihatkan wisatawan Tiongkok yang menyerobot antrean di salah satu bandara Thailand diunggah ke internet dan ditonton hingga lebih dari dua juta kali.

Puncaknya terjadi pada bulan lalu ketika foto seorang gadis muda yang sedang buang air di lapangan Grand Palace Bangkok tersebar secara luas. Foto tersebut pun menimbulkan komentar yang penuh amarah, bahkan cenderung rasis dari masyarakat Thailand.

Mereka merasa diperlakukan tidak hormat dengan apa yang dilakukan turis-turis ‘Negeri Tirai Bambu’ tersebut. Hal itu menjadi permasalahan karena Tiongkok merupakan negara dengan penyumbang wisatawan terbesar ke ‘Negeri Gajah Putih’.

Namun, pemerintah Thailand tampak tidak membesarkan permasalahan tersebut. “Wisatawan Tiongkok tidak menciptakan masalah bagi kami. Mereka orang-orang yang baik,” ujar Direktur Eksekutif Badan Pariwisata Thailand Srisuda Wanapinyosak.

Meski demikian, Wanapinyosak menggarisba-wahi, kadang-kadang mungkin ada beberapa kesalahpahaman karena dua negara tersebut berasal dari dua kebudayaan yang berbeda.

Tahun lalu sekitar 4,6 juta warga Tiongkok mengunjungi Thailand, dengan rata-rata pengeluaran turis 5.500 baht (US$160) per hari, yang melebihi pengunjung rata-rata dari Eropa. Pada tahun ini, kontribusi kolektif wisatawan Tiongkok diperkirakan mencapai US$5,6 miliar. (marcapada2015@yahoo.co.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.