Wisatawan Muslim dapat Sambutan Luar Biasa di Jepang

0
587
Wisatawan muslim mencari kuliner halal di Jepang (foto: StraightNews)

JEPANG, test.test.bisniswisata.co.id: Mushala, hijab, dan makanan halal kini bukan sesautu yang sulit ditemukan di Jepang. Seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan muslim, Jepang ternyata juga sudah mempersiapkan diri dalam mengembangkan sektor pariwisatanya. Sambutannya sangat luar biasa.

Bagi sebuah negara homogen dengan hanya sekitar 100.000 muslim, Jepang bersedia memberikan perubahan budaya bagi wisatawan asing, terutama muslim yang jumlahnya diperkirakan meningkat dua kali lipat pada 2020.

“Hingga kini, wisatawan muslim masih tidak merasa nyaman di sini,” aku Datuk Ibrahim Haji Ahmad Badawi, pimpinan perusahaan katering adal Malaysia. Namun, ia mengakui kondisi itu telah disadari pemerintah Jepang. Demikian laporan yang diloansir laman AquilaStyle, Selasa (20/1/2015).

Untuk itu, pada tahun lalu, pemerintah ‘Negeri Sakura’ telah menggelar seminar di 20 daerah di Jepang di mana para pelaku bisnis perhotelan dan pemilik restoran diundang untuk belajar bagaimana untuk memenuhi permintaan wisatawan muslim .

Osaka Chamber of Commerce bahkan membagikan 5.000 selebaran sebagai panduan untuk apa yang bisa dan tidak bisa dimakan para muslim. Jepang memang tengah menggencarkan sektor wisatanya di beberapa negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Menurut Kementerian Pariwisata Jepang, jumlah orang Indonesia yang mengunjungi negara itu pada 2013 naik 37 persen pada tahun sebelumnya, sedangkan Malaysia meningkat 21 persen. ****

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.