Wisatawan Korea Dicopet di Stasiun Gambir

0
765

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Aksi pencopetan di kereta api di Jakarta, masih mengganas. Meski beberapa pencopet yang ketangkap, langsung dijemur di stasiun dan diberi lebel kata PENCOPET, ternyata tak membuat jera bagi pelaku copet lainnya.

Kini korban copet lainnya, adalah Yang Il Seok (40). Wisatawan asal Korea yang akan berwisata ke Kota Cirebon dengan menggunakan Kereta Api Argo Jati, menjadi korban pencopetan saat berada di Stasiun Gambir Jakarta, Rabu (31/12/2014).

Kapospol Monas Timur, Iptu Sawali menjelaskan siang itu, korban hendak menumpang kereta api ke Cirebon, seorang diri. Usai SMS dengan temannya, tiba-tiba didekati lelaki tak dikenal. Satu persatu harta milik korban dipreteli. Pertama mengambil dompet, lantas handpone bahkan tas rangsel yang ditaruh dibawa pun disikat.

Semula korban tak sadar jika hartanya dikuras sang pencopet, namun saat tas rangsel miliknya dibawa orang lain, Yang Il Seok berteriak. Teriakan minta tolong itu, memancing calon penumpang lain untuk ramai-ramai meringkus pelaku.

Pencopet pun dikeroyok ramai-ramai hingga babak belur. Untungnya petugas Satpam KAI langsung mengamankan agar tak terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Dari tangan pencopet yang bernama Jasman (21) warga Lampung ditemukan dompet milik korban, telepon seluler dan tas rangsel.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku kemudian diamankan ke Pospol Monas Timur. “Saya sudah dua hari belum makan. Saya baru sampai dari Lampung, mau cari kerjaan di Jakarta” kata Jasman.

Kapospol Monas Timur, Iptu Sawali mengimbau, kepada calon penumpang untuk berhati-hati menjaga barang bawaannya. Terlebih memasuki liburan Tahun Baru ini jumlah penumpang di Stasiun Gambir melonjak drastis. “Calon penumpang harus meningkatkan kewaspadaannya agar tidak menjadi korban kejahatan,” ujar Sawali. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.