Wisatawan Dilarang Mendaki Gunung Sumbing & Sindoro

0
9842
Pemandangan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing (foto : denisugandi.com)

TEMANGGUNG, test.test.bisniswisata.co.id: WISATAWAN yang gemar menjelajah alam dan gunung untuk sementara dilarang mendaki Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro di wilayah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Larangan ini lantaran dalam musim kemarau, dikhawatirkan terjadi kebakaran hutan lindung di kawasan tersebut.

Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Temanggung, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, Cahyono mengatakan, kondisi hutan terutama di kawasan puncak dua gunung tersebut sudah sangat kering dan rawan terbakar.

“Penutupan kedua gunung tersebut untuk pendakian dilakukan sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” katanya di Temanggung, Jumat (10/7).

Ia menyebutkan pada musim kemarau ini sekitar 100 hektare kawasan hutan di area mendekati puncak Sindoro dan Sumbing kondisinya sudah sangat kering.

Menurut dia, penutupan jalur pendakian perlu dilakukan karena kondisi di kawasan puncak Gunung Sindoro dan Sumbing rawan terbakar. Sekitar 50 persen vegetasi di kawasan puncak Gunung Sindoro sudah mengering sehingga mudah tersulut api.

Ia mengatakan di lahan yang kering, api akan menyebar dan menjalar lebih cepat. Vegetasi yang tumbuh di kawasan puncak adalah rumput ilalang dan semak belukar.

Ia menuturkan BKPH Temanggung sudah meminta perangkat desa di jalur pendakiab untuk ikut mengawasi dan melarang siapa pun yang akan naik ke puncak Gunung Sindoro dan Sumbing. “Desa-desa di jalur pendakian sudah kami kirimi surat penutupan sementara jalur pendakian selama musim kemarau,” katanya seperti dikutip laman Antara.

Upaya penutupan jalur pendakian dilakukan karena kebakaran yang terjadi biasanya dipicu oleh ulah manusia yang lalu lalang di sekitar gunung, termasuk kelompok pendaki dan pecinta alam.

Selama Mei-Juni 2015 telah terjadi tiga kali kejadian kebakaran di kawasan hutan puncak Gunung Sumbing dan Sindoro tersebut. (marcapada2015@yahoo.co.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.