Wisata MICE Batam Tenggelam

0
1472
jembatan barelang jadu ikon batan

BATAM, BISNISWISATA.CO.ID: Pemerintah melarang, membatasi aparatur negara baik pusat maupun daerah agar tak menyelenggarakan rapat di luar kantor, seperti hotel, vila, resort ataupun cottage. Keputusan itu tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 11 Tahun 2014, yang dikeluarkan 17 November 2014 dan mulai berlaku Desember 2014.

Kondisi ini jelas mempengaruhi dan mengganggu bisnis perhotelan di Batam. Padahal selama ini, penyelenggaraan rapat dan seminar oleh instansi pemerintah, termasuk pemerintah daerah, DPRD, pemerintah pusat dan BUMN, memberi kontribusi cukup besar terhadap perkembangan bisnis perhotelan di Batam.

“Harus diakui, pembatasan itu memang agak mengganggu, bangkan menenggelamkan perkembangan bisnis MICE di Batam. Tapi, kita tetap berupaya agar bisnis pariwisata di sini tetap tumbuh,” papar Walikota Batam Ahmad Dahlan pada acara jamuan makan malam terkait Hari Pers Nasional (HPN) 2015 di Kantor Walikota Batam, Sabtu (7/2).

Kegiatan MICE (meeting, incentive, convention, exhibition), lanjut dia, memberi kontribusi yang cukup signifikan terhadap bisnis pariwisata di Batam. Kota yang posisinya berdekatan dengan Singapura ini menjadi tempat yang cukup menarik buat penyelenggaraan rapat, seminar, dan pameran. Banyak seminar dan konferensi bersifat nasional dan internasional diadakan di sini.

Tahun 2014, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Batam mencapai 1,4 juta atau nomor tiga tujuan terbesar di Indonesia. “Tapi, walaupun ada berbagai hambatan, kita terus berupaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Batam. Penyelenggaraan HPN 2015 adalah salah satu cara mempromosikan Batam,” tuturnya.

Tak hanya menarik wisatawan domestik, tapi juga wisatawan mancanegara. Dalam rangkaian HPN juga diselenggarakan seminar tentang Kesiapan Masyarakat Ekonomi ASEAN dari sisi media. “Ada perwakilan dari media asing yang hadir, khususnya ASEAN. Nah, kita harapkan pemberitaan di berbagai media regional itu akan mampu mempromosikan Batam dan Indonesia di lingkup regional,” paparnya.

Pada tahun 2015, Batam menargetkan kunjungan wisatawan bisa mencapai 1,5 juta. “Dengan berbagai upaya yang dilakukan, mudah-mudahan target itu bisa tercapai,” kata Ahmad Dahlan.

Tahun ini, Satu lagi taman rekreasi bertema alam segera dibuka di Indonesia. Kali ini wisatawan lokal dan mancanegara dapat melakukan banyak atraksi di Funtasy Island yang akan dibangun di Batam, Kepulauan Riau. Taman rekreasi ini diharapkan menjadi eco-theme park terbesar di dunia.

Funtasy Island dibangun di atas pulau seluas 328 hektar tak jauh dari pulau utama Batam. Destinasi ini rencananya akan dibuka pada tahun 2015 dilengkapi dengan vila, fasilitas konvensi, tempat makan dan pusat rekreasi terpadu.

“Funtasy Island akan meningkatkan kedatangan wisman ke Indonesia, khususnya ke Batam, terkait target pertumbuhan kunjungan ke Batam sebesar 25% tahun ini,” lontarnya.

Funtasy Island terletak 6 km dari lepas Pulau Batam dan sekira 16 km dari Sentosa Cove di Singapura. Kawasan wisata eksklusif tersebut dibangun atas kerjasama PT Pulau Batam Marina dengan Funtasy Island Development (FID) dan Seas Funtasy Venture Pte Ltd sebagai pihak pengelola taman.

Taman rekreasi ini menawarkan area-area bertema yang kaya akan keanekaragaman hayati. Pengunjung dijanjikan beragam atraksi menarik dengan wahana ekologi yang ditujukan bagi pecinta alam. Ada aktivitas air seperti snorkeling, diving dan berlayar, juga relaksasi melalui spa, wisata kuliner dan kehidupan malam. Semua itu didukung oleh alam yang indah dari pulau-pulau cantik di Kepulauan Riau

Provinsi Kepulauan Riau sejatinya diberkahi dengan tempat wisata yang melimpah, pantai yang indah dan budaya lokal yang menarik. Laut merupakan hal yang tak bisa dipisahkan oleh penduduk setempat karena mereka mencari nafkah di sini lewat memancing dan berdagang. Ini adalah tempat yang sempurna untuk mendirikan eco-theme park.

Tahap pertama pembangunan eco-theme park dibagi menjadi 8 zona: Avatar Habitat yang menampilkan berbagai jenis burung; Rainforest Paradise khusus flora dan fauna; Simia Adventure dimana seseorang bisa begitu dekat dengan berbagai spesies primata;

Juga Mangrove Safari yang menawarkan eksplorasi sungai dan hutan bakau; Riau Jungle Explorer didedikasikan bagi mereka yang ingin merasakan sensasi kehidupan di hutan; Aqua Adventure yang menyajikan petualangan dunia bawah laut; Deep Ocean Wonder yang dirancang memberikan wawasan tentang hampir semua spesies laut di Asia; Dolphin Discovery yang mengajak pengunjung bermain dengan lumba-lumba. ([email protected])

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.