Wisata kapal pesiar, perdalam wawasan lautan sambil meraih beragam aktivitas

0
3806
Kapal pesiar Costa Cruises berlayar di kepulauan kawasan Asean

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Ajakan untuk tidak lagi memunggungi samudera, memunggungi laut agaknya berdampak pula pada bisnis kapal pesiar. Dalam dua hari pameran di arena Abacus Travel Fair 2014, di Jakarta Convention Centre. Kaum wanita terutama para ibu mulai menjajaki wisata akhir tahun di atas kapal pesiar.

“Banyak pengunjung terutama kaum ibu yang ingin lebih detil mengetahui kalau liburan di atas kapal pesiar harganya berapa per orang karena ingin memberikan wawasan kelautan pada anak-anaknya selama berlibur akhir tahun nanti,” kata Lianna, Travel Consultant Best Tours yang memiliki divisi Cruise Center.

Presiden Jokowi  pada pelantikannya bulan lalu mengarahkan masyarakat untuk mengembalikan kejayaan sebagai negara maritim. Jalesveva Jayamahe, di lautlah kita jaya hingga pernyataannya itu nampaknya cukup memberikan dampak positif untuk paket wisata cruise.

“Sebenarnya sebagai produk baru, wisata dengan kapal pesiar sudah boom sejak 2010, namun kini masyarakat kembali diingatkan bahwa banyak aktivitas dan kegiatan ekonomi di atas laut. Begitu pula di kapal Costa Cruises yang kami tawarkan untuk paket 4 hari 3 malam, banyak aktivitas yang dapat dilakukan sepanjang hari,” jelasnya.

Lianna mengatakan booth Cruise Centre banyak dikunjungi para ibu untuk mengetahui paket liburan akhir tahun baik libur sekolah mulai 21 Desember, Libur Natal mulai 24 Desember hingga libur akhir tahun yang berangkat pada 28 Desember hingga 2 Januari 2015.

Paket kapal pesiar yang ditawarkannya sangat beragam dengan kapal pesiar seperti Holland American Line, Royal Caribean, Regent Seven Seas Cruises, Christal Cruises, Oceania Cruises, MSC Cruises, Princess Cruices yang berlayar ke Eropa Barat, Timur, mediterania dan berbagai negara di Asia.

“Tapi yang menonjol pilihan selama pameran adalah paketnya Costa Cruise ke Malacca dan Penang. Mungkin karena Indonesia belum terbiasa berwisata di atas kapal pesiar maka rute yang diambil jarak dekat dulu apalagi waktunya tinggal kurang dari sebulan mendatang,” jelasnya.

Menurut Lianna, bagi ibu-ibu muda justru berwisata dengan kapal pesiar lebih memudahkan anak balita untuk berkreativitas dan luasnya ruang gerak yang ingin dilakukan karena panjang kapal yang mencapai 200 meter. Selain ada ruangan khusus untuk menjaga balita yang bisa dilakukan oleh para staf kapal, orangtua bisa menggunakan beragam fasilitas lainnya untuk merekatkan kembali cinta kasih mereka.

“Kapal dengan kapasitas 2000 orang ini setiap hari penuh dengan aktivitas sehingga tinggal penumpangnya yang pro-aktif dan menentukan pilihan. Untuk kapal Costa yang singgah di Singapura pada bulan November, Desember, Januari maka bahasa pengantar dari pengumuman termasuk memakai bahasa Indonesia,” jelasnya.

Sebenarnya faktor bahasa bukan lagi hambatan bagi wisatawan asal Indonesia bergabung dalam kapal pesiar mewah yang penumpangnya berasal dari berbagai negara karena mulai dari bagian reservasi hingga restoran dan di berbagai divisi lainnya kapal ini banyak menggunakan tenaga kerja Indonesia.

Keunikan dari program di atas kapal bahkan termasuk kursus singkat menggunakan Ipad, computer dan handphone dengan beragam fitur bagi para penumpang lansia dimana di negara-negara Eropa, Amerika Serikat kapal pesiar banyak dinikmati oleh para senior citizen agar bisa tetap melek tekhnologi.

“Kalau kapal berlayarnya di wilayah Singapura, Malaysia, Indonesia maka ada juga kursus bahasa yang mengajarkan bahasa itu bagi para penumpang. Karena Costa adalah kapal pesiar dari Itali, maka mendekati wilayahnya juga ada kursus bahasa Itali sehingga memudahkan penumpang berinteraksi dengan masyarakat lokal ketika berwisata di darat mengingat banyak tour tersedia ketika kapal berlabuh,” kata Lianna.

Pengalamannya sendiri berlayar dengan Costa Cruise, ujarnya, hampir 50% penumpang adalah dari Indonesia yang datang dari berbagai kota besar. Hanya saja sebagai tour leader pihaknya harus sering mengingatkan peserta tour untuk mengikuti berbagai aktivitas di kapal karena umumnya wisatawan Indonesia kurang menyimak  pengumuman atau membaca acara hari itu (today event) di cabin.

beragam aktivitas dan fasilitas di atas kapal
beragam aktivitas dan fasilitas di atas kapal

Sebelum melakukan petualangan dengan Costa,  penumpang dapat berjalan-jalan di kota Singapura yang terkenal akan pusat perbelanjaannya dan beraneka wisata. Setelah puas berkeliling kota Singapura bisa langsung menuju pelabuhan  untuk melakukan proses check-in karena Counter check-in akan dibuka pada pukul 06.00 PM dan berlayar pada pukul pukul 10.00 PM.

Santap malam, bersantai bersantai di bar dan lounge dengan ditemani alunan musik yang merdu. Berbagai atraksi di Theater yang menarik dan berbeda setiap malamnya telah dipersiapkan untuk menutup malam dengan keceriaan sebelum beristirahat di cabin.

Pagi hari yang cerah, penumpang  dapat mengawali dengan mengikuti kegiatan olahraga seperti Jogging di atas deck atau ke Fitness Center sebelum makan pagi dengan menu buffet.

Kapal tiba di Malacca pukul 09:00 AM dan bisa memilih optional tour yang ditawarkan di tour desk di kapal untuk di pilih. Kapal akan berlayar kembali menuju Penang pada pukul 16.00 PM. Kapal  akan tiba di Penang pukul 08:00 AM dan penumpang bisa mengikuti optional tour lagi dengan banyak pilihan dan kembali ke kapal pada jam 15:00 PM untuk kembali ke Singapura.

“Jadi sebenarnya banyak sekali aktivitas maupun negara yang disinggahi dengan satu jenis paket wisata Costa Cruises ini jadi bagi orang Indonesia yang dekat hubungan kekeluargaan, jenis wisata ini sangat bagus untuk keluarga besar maupun beragam komunitas,” kata Lianna berpromosi. (hildasabri@yahoo.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.