Wiryanti Sukamdani: Perbedaan Jangan Jadi Hambatan dan Perpecahan NKRI

0
561
Wiryanti Sukamdani Sosialiasi 4 Pilar Kebangsaan di Cakung Jakarta Timur

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Dra. Wiryanti Sukamdani,CHA mengatakan Indonesia merupakan negara kepulauan dan memiliki kondisi alam berbeda-beda. Janganlah perbedaan itu menjadi hambatan dan perpecahan bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) untuk maju kedepannya.

Indonesia merupakan negara kepulauan yang dipisahkan perairan. Pulau-pulau terisolasi dan tidak saling berhubungan. Sehingga setiap pulau memiliki keunikan tersendiri baik dari segi budaya, adat istiadat, kesenian, maupun bahasa. Adanya kebhinekaan menjadikan Indonesia sangat kaya. Meski berbeda tapi tetap menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan. Terbukti dengan menempatkan bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi dan persatuan.

“Jangan mudah terpancing oleh berbagai isu dan hasutan yang tidak beranggung jawab yang mengatas namakan suku,agama dan ras, yang akan merugukan dan mengganggu situasi kondusif yang terjadi selama ini,” pesan Wiryanti Sukamdani saat Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di wilayah Cakung, Jakarta Timur, pekan lalu.

Anggota MPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari daerah pemilihan Jakarta Timur melanjutkan tidak ada satupun dari kita yang bisa request kepada Tuhan untuk dilahir menjadi orang jawa, orang melayu, orang batak, orang sunda atau orang betawi atau juga request untuk beragama apa, berkulit apa dan lainnya.

Prinsip-prinsip kebhinekaan dan Pancasila selama ini telah mampu mempertahankan dan menjaga NKRI. NKRI lahir dari keberbedaan baik itu suku, bahasa, agama dan ras, jelas anggota komisi X DPR RI ini, disambut tepuk tangan dari para peserta yang hadir, sambung Yanti Sukamdani sapaan akrab Wiryanti Sukamdani dihadapan 200-an peserta Sosialisi 4 Pilar Kebangsaaan yakni Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945 dan NKRI

Mantan Ketua Umum PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) menghimbau kepada masyarakat, khususnya Jakarta Timur agar terus menjaga silahturahmi dan kerjasama dengan azas gotong royong yang sudah ditanamkan oleh Bung Karno sebagai pendiri bangsa.

Dengan pelaksanaan 4 pilar kebangsaan ini kiranya seluruh masyarakat semakin mengerti pentingnya toleransi,kebhinekaan dan nasionalisme didalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sambung putri kandung pengusaha perhotelan Soekamdani.(ndik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.