Wiryanti Sukamdani: Pemuda Sebagai Pilar Utama Bangsa

0
1010
Wiryanti Sukamdani (kiri)

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: SB. Wiryanti Sukamdani, anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan menilai memasuki perkembangan dunia di era Globalisasi, hubungan dan komunikasi antar bangsa sudah tidak ada batas, membutuhkan pengelola Negara yang dilandasi Ideologi Kebangsaan yang kuat, disertai kemampuan individu pengelolaan yang profesional dengan menjaga dan memanfaatkan kekayaan bumi pertiwi untuk kemakmuran rakyat.

“Ini merupakan hal yang sangat mendasar, mengingat kita adalah sebuah bangsa yang besar. Jika tidak dilandasi dengan ideologi yang kuat, cita-cita proklamasi tidak mungkin akan dapat diwujudkan,” ungkap Wiryanti Sukamdani pada diskusi berkaitan dengan hari Sumpah Pemuda, di Jakarta, Kamis (29/10/2015).

Wiryanti  yang juga Ketua Badan Promosi Pariwisata Indonesia melanjutkan, banyak cara memperkuat ideologi dalam membentuk karakter bangsa, salah-satunya menanamkan ideologi negara dalam kehidupan kampus yang akan melahirkan pemimpin bangsa dimasa depan menjadi tenaga profesional berideologi.

“Kegiatan sosialisasi 4 pilar MPR RI sebagai langkah awal bagi seluruh pejabat di negeri ini dalam setiap kegiatannya selalu menyampaikan pentingnya faham kebangsaan dan nasionalisme dalam membangun bangsa,” ujar Wiryanti yang juga Dewan Penasehat Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

Menurutnya, di era globalisasi memang sangat diperlukan tenaga-tenaga profesional yang mampu bersaing dengan tenaga asing.  “Tetapi tanpa dilandasi dengan pondasi nasionalisme yang kuat, saya kuatir bangsa ini akan sangat tergantung dengan pihak asing. Saya tidak mau itu terjadi, untuk itu saya mengajak seluruh pemuda dan mahasiswa untuk menyiapkan diri menjadi manusia Indonesia yang profesional berideologi,” lontarnya.

Sebagai Generasi penerus bangsa, sambung dia, mahasiswa siap mengambil peran berkehidupan berbangsa dan pemerintah wajib memenuhi kebutuhan dasar pemuda/mahasiswa dalam menyiapkan tenaga-tenaga terampil dan berkompetensi di era Globalisasi ini. Khususnya menanamkan ideologi negara dalam persaingan global dengan memprioritaskan kehidupan kampus sebagai sarana penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Ditambahkan, Pemuda merupakan generasi penerus yang sangat potensial sebagai bagian dari proses regenerasi sebuah bangsa atau negara. Pemuda yang kuat dan tangguh merupakan pilar yang kokoh diatas landasan ideologi negara, sehingga keberlangsungan pembangunan dan kehidupan bernegara dapat diwujudkan memenuhi amanat dan cita-cita proklamasi 17 Agustus 1945.

Diskusi peringatan Hari Sumpah Pemuda ini juga digelar sosialisasi 4 pilar MPR RI bertujuan menanamkan rasa kebangsaan dikalangan civitas akademika. Kegiatan yang dihadiri 150 mahasiswa ini digelar di Kampus Universitas Sahid, Jakarta. Sambutan mahasiswa sebagai generasi muda terhadap kegiatan ini sangat positif. (endy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.