Warga Prancis Ternyata Tak Ramah pada Wisatawan

0
926
turis asing di kawasan menara Eifel

PARIS, test.test.bisniswisata.co.id: PARIS dikenal sebagai kota yang romantis, penuh dengan nuansa intim dan merupakan pusat mode dunia. Secara umum, Prancis memang jadi negara tujuan wisata utama di Eropa. Ini tak lepas dari banyaknya objek-objek wisata, mulai dari ikon-ikon kota, pusat sejarah hingga keindahan alamnya.

Namun sayang, warga Prancis oleh banyak pihak dianggap tak terlalu ramah pada wisatawan. Terutama para wisatawan yang tak bisa berbahasa Prancis. Hal ini tentunya berdampak buruk bagi industri pariwisata di negara yang cantik ini.

Pihak dari Kementerian Luar Negeri Prancis, Laurent Fabius, pun mengungkap kalau membuat kampanye khusus agar warganya lebih ramah pada para turis. Fabius menyebut kampanyenya sebagai “publisitas penuh humor”.

“Turisme adalah aset bangsa yang harus dilindungi dan dikembangkan. Dalam hal diplomasi, kami memiliki ruang untuk itu. Saat menyambut tamu asing, kita semua rakyat Prancis adalah duta besar Prancis,” kata Fabius seperti dikutip laman Daily Mail, Senin (15/06/2015).

Pada 2014 lalu Prancis kedatangan 84 juta turis dan jadi negara yang paling banyak didatangi wisatawan dari luar sejak 1980. Meskipun demikian dalam hal sikap, warga Prancis dianggap kurang ramah dan cenderung acuh. Hal ini menurut Fabius tentu saja akan merusak citra Prancis, karena itu ia terus-menerus meminta rakyat Prancis untuk lebih hangat menyambut turis asing. (marcapada2015@yahoo.co.id).

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.