Warga Jakarta Berikan Respon Positif Terpilihnya Kepulauan Seribu Jadi Destinasi Wisata Baru 2016

0
779

JAKARTA,test.test.bisniswisata.co.id: Masuknya wilayah Kepulauan Seribu sebagai destinasi wisata baru di luar Bali yang akan gencar dipromosikan pemerintah sebagai tujuan wisata baru mendapat respon positif di kalangan masyarakat sekaligus sebagai pelaku usaha.

Ita Juliati, CEO Alita Group mengatakan kegembiraannya atas terpilihnya pulau seribu sebagai tujuan wisata bahari yang menjadi prioritas untuk dikembangkan dan dipromosikan. Ita yang juga pemerhati pariwisata dan aktif melakukan promosi wisata di Eropa Timur dan Asean secara swadana  ini mengatakan transportasi harus menjadi perhatian utama.

“Kalau tamu resort aksesibilitas mudah karena sudah tersedia boat mewah dari pantai Marina, Ancol tapi bagaimana dengan masyarakat umum. Belum lama ini anak saya berwisata ke sana bersama sekolahnya tapi karena tidak ditunjang tranportasi air yang cepat maka perjalanannya menjadi lama,” kata ibu tiga anak yang masih memiliki anak terkecil, Audy yang berusia lima tahun.

Selama ini, ujarnya, dengan transportasi air yang kurang memadai maka Pulau Seribu belum menjadi tujuan wisata untuk semua keluarga bahkan untuk warga Jakarta sendiri dimana destinasi ini masuk wilayah DKI Jakarta.

Buat  anak kecil seperti Audy dan untuk usia lanjut seperti kakeknya yang sudah berusia 70 tahunan perjalanan panjang dan transportasi yang kurang memadai membuat wisatanya kurang nyaman.

“Akhirnya selama puluhan tahun bagi wisatawan nusantara sendiri pilihan jatuh berwisata ke Bali atau Lombok karena akses mudah, informasi dan paket wisatanya banyak dan tidak ribet. Kalau di Pulau Seribu selain wisata bahari dan sejarah, bagaimana kuliner dan wisata belanjanya ?,” ungkap Ita Juliati.

 

Ita Juliati, Ceo Alita Group (kiri), Indira Abidin, Managing Director PT Fortune PR
Ita Juliati, Ceo Alita Group (kiri), Indira Abidin, Managing Director PT Fortune PR

 

Indira Abidin  profesional Indonesia yang menjabat Managing Director PT Fortune Pramana Rancang, sebuah perusahaan yang bergerak dibidang industri periklanan dan komunikasi juga senang akhirnya pemerintah memberikan perhatian penuh untuk pariwisata di Kepulauan Seribu.

“Anak-anak kantor (karyawanya-red) kerap melakukan outing di Kepulauan Seribu. Kalau faktor transportasi dan kenyaman lainnya untuk berwisata di penuhi termasuk kebersihan pantai di jaga maka potensi kegiatan insentif bisa ditingkatkan,”.

Dia juga mengingatkan promosi dan sosialisasi bagaimana akses mencapai kesana, pulau apa yang paling siap menerima kunjungan wisatawan dan aktivitas apa saja yang dapat dilakukan harus diinformasikan secara luas sehingga masyarakat dapat memilih Kepulauan Seribu sebagai tujuan utama bukan sekedar akternatif dari pada berwisata ke Puncak dan terjebaj kemacetan lalu lintas.

Indira dan timnya akhir tahun lalu diundang pemerintah Jepang yang tengah gencar mempromosikan wisata halal di negara itu dan berupaya bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mendatangkan wisman dengan menyediakan produk dan jasa sesuai syariah Islam.Bandara internadional dan tempat-tempat wisatanya kini dilengkapi mushola dan kuliner halal.

“Jadi Pemprov DKI Jakarta harus gencar berpromosi tapi benahi dulu infrastrukturnya di Kepulauan Seribu sehingga warga Jakarta, wisnus maupun wisman berminat untuk berkunjung. Harus ada perhatian dan anggaran serius untuk mempersiapkan SDM dengan hospitality standar internasonal tentunya,” kata Indira Abidin.

Ketua Umum DPP Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia (Asita) Asnawi Bahar mengatakan hal senada bahwa kesiapan SDM harus menjadi perhatian terutama pulau-pulau yang sekaligus menjadi pusat pemerintahan seperti Pulau Pramuka sebagai ibukota Kabupaten Kepulauan Seribu yang dijuluki Maldiv from Java.

Gugusan kepulauan di Teluk Jakarta Ini memiliki dua kecamatan yaitu  Kepulauan Seribu Selatan dan Kecamatan Kepulauan Seribu Utara dan enam kelurahan. Penduduknya tersebar  di sebelas pulau-pulau kecil berpenghuni. Kesebelas pulau tersebut di antaranya Pulau Untung Jawa, Pulau Pari, Pulau Lancang, Pulau Tidung Besar, Pulau Tidung Kecil, Pulau Pramuka, Pulau Panggang, Pulau Harapan, Pulau Kelapa, Pulau Kelapa Dua, dan Pulau Sebira.

Selain pulau-pulau berpenghuni, terdapat pula beberapa pulau yang dijadikan sebagai pulau wisata, seperti Pulau Bidadari, Pulau Onrust, Pulau Kotok Besar, Pulau Puteri, Pulau Matahari, Pulau Sepa, dan pulau-pulau pribadi yang dikelola konglomerat.

“Pemprov DKI Jakarta tentunya sudah memiliki grand design pariwisata jadi tinggal kepala dinas pariwisata tingkat provinsi segera action dan bersinergi dengan berbagai pihak sehingga Kepulauan Seribu menjadi tujuan wisata. Gubernur DKI Jakarta dikenal tegas jadi kalau kepala dinas pariwisata pemprov tidak cepat melakukan percepatan dan akselarasi maka pergantian pejabat tak terhindari,” kata Asnawi Bahar.                          ( hildasabri@yahoo.com).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here