Warga Amerika Terpukau Wayang Kulit Hanoman The Messenger

0
1693
Wayang kulit

WASHINGTON DC, Bisniswisata.co.id Pergelaran wayang memang tak asing bagi masyarakat Indonesia. Namun siapa sangka, :kesenian yang sudah membudaya ini ternyata juga eksis di kalangan bule-bule warga Washington DC, Amerika Serikat (AS).

Mereka nampak terpukau dengan kesenian tradisional Indonesia. Antusiasme warga AS dibuktikan dengan tepuk tangan meriah usai pertunjukan wayang kulit dengan lakon “Hanoman Duta-Hanoman the Messenger”. Tampil sebagai dalang, yakni Ki Midiyanto, orang Indonesia kini jadi pengajar di University of California Berkeley.

Tercatat sekira 200 penonton warga asli AS menikmati pertunjukan yang diadakan di Ruang Presiden dan Ruang Pancasila KBRI Washington DC di wilayah DuPont Circle. Tujuan pertunjukan wayang ini, memperingati ulang tahun ke-12 Sanggar Santi Budaya yang berperan dalam melestarikan budaya Indonesia di mancanegara.

“Masyarakat Indonesia di Amerika Serikat dari berbagai daerah di Indonesia, senantiasa berupaya melestarikan kekayaan seni budaya Indonesia di perantauan, dengan mendekatkan kekayaan Nusantara yang bersifat adi luhung,” tutur Ketua Panitia, Isweni Ishak Bakri, dikutip dari siaran pers yang diterima Bisniswisata.co.id. di Jakarta, Sabtu (01/04/2017).

Disela-sela pertunjukan wayang juga ditampilkan Gamelan Ensemble dari ‘Javanese Group of Indonesian Diplomat Children dan Wilson High School Washington DC Gamelan Group’. Mereka memainkan sejumlah lagu daerah, seperti lagu Dolanan Gambang Suling, Aja Dipleroki, Ayo Praon, Pambagya, Gugur Gunung, dan Kumandhang dengan sangat memikat.

“Upaya pelestarian budaya ini selalu kami dukung sebagai bentuk pengembangan dan promosi seni budaya Indonesia di AS, khususnya di wilayah DMV, melalui pemberdayaan kelompok masyarakat atau diaspora Indonesia setempat,” papar Deputy Chief of Mission (DCM), Sidharto (Arto) R Suryodipuro. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.