Virus Zika, Indonesia Keluarkan Travel Advisory Jangan Berpergian ke Singapura

0
506
Orang Indonesia padati Singapura

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Pemerintah Indonesia mengeluarkan travel advisory atau imbauan bagi warganya agar tidak bepergian ke Singapura. Travel advisory itu dikeluarkan terkait merebaknya virus zika di Singapura belakangan ini, dengan ditemukan 81 kasus Virus Zika menyerang warga Singapura.

Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek mengatakan, pihaknya juga menginstruksikan seluruh kantor kesehatan di tiap pelabuhan dan dinas kesehatan seperti di Batam untuk mengawasi penyebaran virus zika. Bahkan kata dia, dalam persoalan tersebut organisasi kesehatan dunia (WHO) juga menerbitkan public health emergency of consult.

“Kemudian pelabuhan besar seperti Batam, atau Cengkareng untuk memasang thermal scanner,” ujar Nila di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (31/8/2016).

Dia mengimbau bagi warga yang terkena demam sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Menurutnya salah satu indikasi orang yang terkena virus zika mengalami demam mirip demam berdarah. “Kita mengeluarkan travel advisory tadi pagi kita komunikasikan dengan Kementerian Luar Negeri karena harus ada advice dari Kementerian Luar Negeri,” ucapnya.

Dijelaskan, perkembangan virus Zika seakan menjadi isu hangat yang masih menjadi perbincangan di masyarakat. World Health Organization mengumumkan penyakit ini sebagai dengan status kegawatdaruratan kesehatan dunia lintas benua dengan penyebarannya sangat cepat

“Kami menyampaikan himbauan kepada masyarakat Indonesia, WNI termasuk ibu hamil yang berkunjung ke negara yang mengalami kejadian luar biasa virus Zika, dianjurkan untuk memakai pakaian panjang atau tertutup,” ujar Menkes Nila.

Sebagai upaya pencegahan lain, ia menyarankan masyarakat untuk tetap menggunakan obat oles nyamuk, tidur dengan menggunakan kelambu, serta kawat kasa anti nyamuk. Apabila seseorang mengalami gejala seperti demam, ruam kulit, nyeri sendi atau otot, sakit kepala, dan mata merah, segeralah berkonsultasi ke dokter. Terutama bagi warga yang baru saja kembali dari wilayah yang mengalami Kejadian Luar Biasa (KLB) virus ZIka.

“Bagi siapa saja yang baru kembali dari negara yang mengalami KLB virus zika, diminta untuk memeriksakan kondisi kesehatannya dalam 14 hari setelah tiba di Indonesia dan segera memeriksakan diri ke dokter. Pemerintah juga memastikan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan, baik puskesmas, rumah sakit, di seluruh Indonesia dalam mewaspadai kasus virus Zika,” tegasnya. (endy)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.