Victor Dianata Saputra Gelar Fasion Perdana Lewat “L’aura de la Femme”

0
1068
Victor Dianiata Saputra pada gelaran fashion tunggal perdananya dengan beberapa model yang mengenakan hasil rancangannya di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia Mall, Jakarta, Senin (28/9/15). Foto. evi

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Industri fashion Tanah Air terus berkembang dengan hadirnya desainer-desainer muda berbakat.

Bertajuk “L’aura de la Femme” dengan menonjolkan tiga karakteristik yang menjadi ciri khasnya yaitu sexy, dare to be different, dan siluet yang berbeda dalam satu koleksi, Victor Dianiata Saputra, desainer muda berbakat (18 tahun) menggelar fashion tunggalnya di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia Mall, Jakarta, Senin (28/9/15).

Fashion show yang digelar Victor ini sekaligus menjadi tanda atas kebangkitan industri fashion Tanah Air yang kerap diminati generasi muda sebagai penyaluran hobi, bakat hingga menjadi pilihan pekerjaan sehingga selalu mampu menelurkan bakat-bakat baru di bidang fashion yang turut memajukan industri fashion Tanah Air.

Keseriusan pria kelahiran 9 Agustus 1997 untuk menggeluti industri fashion ini berawal dari minat di bidang desain pakaian yang telah dimilikinya sejak ia berusia 14 tahun.

“Awalnya kedua orangtua saya melarang saya, namun dengan ambisi, ketekunan dan semangat pantang menyerah yang kerap saya perlihatkan dan ketika memenangkan dua kompetisi fashion, akhirnya hati orangtua saya luluh dan diperbolehkan menggeluti bidang fashion dengan menyekolahkan saya ke sekolah mode,” ujarnya selesai gelaran fashion.

Menurutnya minat di bidang desain pakaian yang diperlihatkannya ini awalnya terinspirasi oleh salah satu idolanya, yaitu Lady Gaga. Kemudian ia tergelitik untuk menelusuri segala sesuatu tentang Lady Gaga hingga menemukan perancang busana terkenal, Alexander Mc Queen yang merupakan perancang asal London yang rancangannya dipakai oleh sang idola Lady Gaga tersebut.

Inilah yang lantas mendorong semangatnya untuk serius menekuni bidang desain pakaian bahkan menjadi visinya agar dapat membawa nama baik rancangan Indonesia ke kancah Internasional di masa mendatang.

Dalam acara fashion show tunggalnya ini, Victor ingin menunjukkan bahwa setiap wanita memiliki karakter yang berbeda seperti tiga karekteristik yang akan senantiasa ditonjolkannya: sexy, dare to be different, dan siluet yang berbeda.

“Mengenai tema yang diusung untuk koleksi perdana ini, saya merasa bahwa setiap wanita itu seksi, tidak hanya dilihat dari bentuk badannya saja, namun juga dapat dilihat dari cara berpikir serta attitude/perilakunya,” ungkapnya.

Lebih lanjut Victor mengatakan, “Saya selalu mengagumi karakter seorang wanita yang tak hanya diciptakan dengan keindahan fisik yang sempurna, sifat feminin dan perilaku lemah lembut namun dilengkapi dengan kecerdasan dan kekuatan yang menjadikan kaum wanita ini spesial dan unik”.

“Dengan fashion show tunggal perdana ini saya sekaligus ingin memperkenalkan brand Victor Dianata yang menonjolkan keindahan tubuh wanita sekaligus memperkenalkan karakter desain ke masyarakat luas khususnya fashionista. Saya berharap brand Victor Dianata dapat diterima dan menjadi pilihan koleksi fashionista Tanah Air,” jelasnya.

Sebanyak 24 koleksi yang ditampilkan 16 model dibagi dalam 5 sequence yang berbeda yaitu Sassy (sequence pertama), Sexy Glamorous (sequence dua), self confidence, hatred & sadness (sequence tiga), bridal (sequence empat), dan The Masterpiece (sequence lima).

“Dalam fashion show ini saya mendapatkan dukungan dari desainer senior Ibukota yang hadir menjadi bintang tamu, antara lain Gracia Shinta, Didy Wijaya, dan Hian Tjen,” tambahnya.

Melalui pagelaran fashion show yang mengusung misi untuk menciptakan karya-karya yang kreatif dan inovatif Victor berharap bisa bersaing dengan industri fashion nasional maupun Internasional.

“Dapat turut serta dalam pameran ataupun kompetisi di bidang fashion untuk menjaga eksistensi brand serta berusaha memberikan pelayanan yang terbaiik demi kepuasan konsumen,” tutupnya. (evi)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.