Unilever Ajak Masyarakat Peduli Perubahan Iklim

0
1082

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: PT Unilever Indonesia, Tbk kembali meluncurkan kampanye brightFuture (sebelumnya bernama Project Sunlight). Kini menyoroti isu perubahan iklim, yang menjadi tantangan bagi masyarakat dan generasi mendatang. Dalam kampanye ini, Unilever bermitra WWF sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif dalam melindungi satu juta pohon di Indonesia dan Brazil dengan bergabung di www.brightfuture.unilever.co.id.

Sancoyo Antarikso, Governance and Corporate Affairs Director PT Unilever Indonesia, Tbk menjelaskan kampanye brightFuture merupakan perwujudan dari Unilever Sustainable Living Plan (USLP), bertujuan mengajak jutaan orang seluruh dunia untuk mewujudkan hari esok lebih cerah bagi anak-anak dan generasi mendatang, dengan menerapkan cara hidup lebih lestari (sustainable) dan menginspirasi masyarakat melakukan tindakan nyata.

Perubahan iklim selama satu abad terakhir, sambung Suncoyo, menyebabkan kenaikan suhu global rata-rata sebesar 1°C . Banyak dampak nyata yang diakibatkan seperti mencairnya lapisan es, meningkatnya permukaan laut hingga 17 cm, terjadinya banyak cuaca ekstrim yang merugikan seperti kekeringan parah, curah hujan berlebih, banjir serta gelombang panas.

Maria Dewantini Dwianto, Head of Corporate Communications PT Unilever Indonesia, Tbk. menambahkan perubahan iklim merupakan salah satu tantangan besar bagi masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Tahun ini bersama dengan WWF ingin mewujudkan masa depan yang cerah bagi masyarakat dan bumi.

“Melalui kampanye brightFuture, kami ingin mengajak masyarakat agar peduli dan secara aktif ikut menjadi bagian dalam mengatasi perubahan iklim dengan cara memberikan dukungannya pada situs brightfuture.unilever.co.id. Nantinya melalui dukungan yang terkumpul tersebut, Unilever bersama WWF akan mewakili masyarakat untuk melindungi satu juta pohon di Indonesia dan Brazil.” jelasnya.

Devy Suradji, Marketing Director WWF-Indonesia menilai tingginya laju deforestasi salah satu penyebab yang memperburuk perubahan iklim dan diperkirakan lebih dari 170 juta hektar hutan hilang sepanjang 2010-2030 . Indonesia dan Brazil tercatat memiliki laju deforestasi tertinggi. Karenanya WWF dan Unilever menjalankan program perlindungan hutan bersama Unilever. Khusus di Indonesia, program perlindungan hutan akan dilaksanakan di Nusa Tenggara Barat.

Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan bagian dari kepulauan Sunda Kecil (Lesser Sunda), mulai dari Bali, Lombok, Sumbawa, Sumba dan Flores yang rentan terhadap perubahan muka air laut akibat perubahan iklim. Angka deforestrasi di NTB tidaklah sebesar pulau atau provinsi lainnya. Tetapi dengan angka rata-rata 25-30 ribu hektar per tahun sudah sangat mengkhawatirkan.

Mengingat keberadaan hutan di NTB sebagai bagian dari provinsi kepulauan (small islands) sangat penting sebagai daerah tangkapan air utama bagi hampir 5 juta jiwa penduduk, selain mencegah pelepasan karbon dan menyerapnya. Selain dari itu saat ini tutupan hutan yang dalam kondisi bagus di NTB hanya tersisa 48%, ungkapnya.

Kerjasama Unilever dengan melakukan perlindungan pohon di daerah NTB, yang tepatnya dilaksanakan di Kawasan Hutan Lindung Sesaot, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, didukung dan diapresiasi oleh pemerintahan setempat. H. Muhammad Amin, SH, M.Si selaku Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat menyampaikan, “Kami menyambut dengan baik program perlindungan hutan oleh Unilever dan WWF melalui brightFuture.

“Banyak sekali manfaat yang nantinya kami rasakan, tidak hanya penduduk sekitar tetapi juga masyarakat di Kabupaten Lombok Barat karena hutan Sesaot merupakan daerah yang sangat penting dalam menunjang kebutuhan irigasi dan air minum.” lontarnya.

Untuk lebih menyebarluaskan pentingnya kampanye brightFuture ini, Unilever juga turut menggandeng sosok inspirasional David Immanuel Sihombing, karyawan PT Unilever Indonesia, Tbk yang juga merupakan aktivis lingkungan. Kepeduliannya terhadap lingkungan membawa David berkesempatan untuk bertemu mantan wakil presiden Amerika Serikat Al Gore untuk mewakili Indonesia dalam “Climate Reality Leadership Corp” tahun 2012.

David pernah mendapatkan penghargaan United States Pacific Command for Excellence oleh Amerika Serikat, serta pernah menjadi delegasi untuk program Indonesia-UNESCO “1st Asia Pacific Youth Caravan” di Korea pada tahun 2011. “Sebagai generasi muda, saya senang sekali bisa terlibat secara aktif dalam kampanye ini. Bumi kita hanya satu dan saya percaya setiap langkah kecil yang kita lakukan mampu menciptakan masa depan yang cerah bukan hanya untuk kita tapi juga bagi generasi mendatang”, ungkap David.

“Setiap orang bisa membuat perubahan. Kami harap kampanye brightFuture ini akan membuat masyarakat lebih peduli dan terinspirasi untuk melakukan langkah kecil dalam kehidupan sehari-hari untuk membantu mengatasi perubahan iklim. Hal-hal kecil bila dilakukan terus menerus dan bersama-sama, niscaya akan menciptakan perubahan besar.” tutup Mia. (endy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.