Home DAERAH Turun dari Becak, Wisatawan Jerman & Italia Dirampok

Turun dari Becak, Wisatawan Jerman & Italia Dirampok

0
532
Turis Dirampok

SEMARANG, test.test.bisniswisata.co.id: Dua orang wisatawan Jerman dan Italia menjadi korban perampokan di kota Semarang Jawa Tengah. Akibatnya, empat tas milik dua turis itu dibawa kabur empat orang tidak dikenal setelah turun dari becak untuk mencari tempat penginapan.

Dua turis itu Felik Merchibize (29) yang berstatus mahasiswa di Berlin, Jerman dan Laura Biagoni (31) wanita berprofesi sebagai Disc Jockey (DJ) serta pemain teater, asal Roma, Italia.

Tas korban berisi barang berharga berupa peralatan traveling seperti kamera dan handphone. Kejadian yang menimpanya ini langsung dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, Jawa Tengah.

Dari pengakuan salah satu korban Felix, awal kejadian ini bermula ketika keduanya turun dari Kereta Api Argo Muria di Stasion Tawang, Sabtu, (3/9) sekitar pukul 14.00 WIB usai perjalanan dari Jakarta. Usai keluar dari stasiun keduanya hendak menuju ke sebuah tempat penginapan bernama Inn di belakang Pasar Langgar Jalan Kartini, Kota Semarang.

Namun, oleh tukang becak keduanya diturunkan di Jalan MT Haryono atau bundaran Taman Bubakan. Menurut pelapor, alasan diturunkanya lantaran laki-laki penarik becak tidak sanggup melanjutkan perjalanan sampai lokasi tempat tujuan.

“Itu tukang becak tidak kuat katanya. Saya dan Laura diturunkan, disuruh nunggu naik taksi saja,” ungkap Felix saat pelaporan di SPKT Polrestabes Semarang Jalan Dr Soetomo, Kota Semarang, Jawa Tengah seperti dilansir laman Merdeka.com

Sambil menunggu taksi, keduanya lantas duduk dan menaruhkan barang-barangnya di bawah sambil melepas lelah. Tak berselang lama, bukannya taksi yang datang namun malahan gerombolan lima orang pria tak dikenal yang datang.

“Lima orang ngerubuti saya. Tiga orang mengajak saya bicara. Tapi yang dua orang di belakang saya tiba-tiba ambil tas langsung membawa lari,” jelasnya.

Laura yang mengetahui kejadian itu, lantas berusaha mengejar dua pelaku. Bahkan, keduanya juga berteriak sehingga mengundang perhatian warga. Nahasnya, teriakan tersebut tidak ada satupun orang yang menolongnya. “Ini butuh surat keterangan saja, buat nantinya laporan di kepolisian negara saya,” jelasnya.

Kejadian ini sudah dilaporkan korban ke pihak kepolisian dan masih dalam penyelidikan Sat Reskrim Polretabes Semarang. Sedangkan rencananya, kedatanganya ke Semarang, dua turis asing ini akan travelling ke Karimunjawa, Minggu (4/9/2016).

“Harusnya ini (Minggu) ke Karimunjawa. Tapi saya pertimbangkan. Ini mau jalan-jalan ke Kota Lama dulu, sama Kampung Semawis,” jelasnya.

Felix juga mengapresasi terhadap pihak kepolisian yang sangat responsif atas pelaporan kejadian ini. Bahkan, mengakui tidak kapok datang ke Indonesia dengan alasan Indonesia Indah. “Indonesia itu indah, saya sudah mengunjungi Bali, Lombok juga. Saya juga berterima kasih kepada polisi man yang responsif,” jelasnya.

Laura mengakui baru kali pertama ke Indonesia. Alasan datangnya di Semarang lantaran diajak sahabatnya, Felix. “Baru pertama kali ini di Kota Semarang, diajak Felik,” pungkasnya. (*/M)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.