Turis Inggris Minta Durasi Bebas Visa Diperpanjang

0
738
Destinasi wisata Rajaampat b

RAJAAMPAT PAPUA BARAT, bisniswisata.CO.ID: PROGRAM Wonderful Indonesia benar-benar dirasakan wisatawan mancanegara. Buktinya, wisatawan pasangan suami istri, Jean dari Amerika dan Jessy dari Inggris sampai ketagihan menikmati keindahan wisata Indonesia.

Menurut keduanya, pemberlakuan durasi visa kunjungan wisata untuk turis mancanegara selama satu bulan dirasa masih kurang. Untuk itu, mereka minta Menteri Pariwisata, Arief Yahya menambah kebijakan pemberlakuan bebas visa menjadi tiga bulan.

“Kebijakan pemerintah Indonesia memberlakukan bebas visa bagi wisatawan asing selama sebulan itu tidak cukup untuk menikmati keindahan Indonesia. Kalau bisa bebas visa diberlakukan selama tiga bulan,” kata Jessy di Raja Ampat, Papua Barat.

Ternyata Jean dan Jessy sudah berselancar wisata selama sebulan di Indonesia. Bahkan, keduanya mengaku telah menikmati keindahan wisata dari mulai Yogyakarta hingga Bali. Dan, Raja Ampat akan dijadikan sebagai persinggahan terakhir sebelum kembali ke Inggris.

“Kami sepakat mengunjungi Raja Ampat yang disebut teman-teman sebagai lokasi wisata menarik yang tidak kalah dengan Bali sebagai tempat terakhir,” ujarnya seperti dikutip laman inilah.com, Jumat (01/01/2016)

Di atas kapal ferry, Jean dan Jessy lebih memilih duduk di buritan kapal daripada berada di dalam ruangan ber-AC. Selama 2,5 jam perjalanan dari Sorong ke Raja Ampat, mereka terlihat enjoy menikmati siraman terik sinar matahari yang membakar kulitnya.

Memang akses menuju Raja Ampat cukup mudah. Dari Bandara Edward langsung menuju pelabuhan Sorong. Dari pelabuhan ini tinggal naik ferry dengan harga tiket dari mulai Rp. 130 ribu hingga Rp. 220 ribu per penumpang.

Sayangnya, di Pelabuhan Sorong masih terlihat kumuh. Perlu ada sentuhan dari pihak Pemerintah Kabupaten Sorong agar wisatawan asing dan lokal bisa terlayani secara maksimal.

“Ya, Pemkab Sorong harusnya menatanya warung yang berada di sepanjang jalan menuju pelabuhan Sorong. Begitu juga tempat parkir kendaraan,” kata Andi, salah seorang pelaku bisnis wisata. (*/i)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here