Turis Inggris Manfaatkan Bebas Visa ke Bali

0
497
wisata dan budaya jadi daya tarik Turis mancanegara yang saksikan tari kecak (foto: en.wikipedia.org)

DENPASAR, test.test.bisniswisata.co.id: Wisatawan mancanegara asal Inggris memanfaatkan kemudahan yang diberikan pemerintah Indonesia melalui layanan bebas visa. Program ini sesuai dengan PP Nomor 21 Tahun 2016, bahwa wisataran yang berkunjung, bisa sambil menikmati keindahan alam pulau Dewata.

“Dampak pembebasan visa mulai terlihat dari meningkatnya kunjungan wisman asal Inggris sehingga menjadi negara utama yang peningkatannya sangat signifikan,” kata pengamat pariwisata Drs Dewa Nyoman Putra di Denpasar, Jumat (16/9).

Sesuai data dari Dinas Pariwisata setempat, prosentase peningkatan kunjungan turis asing ke Bali, khususnya Inggris mencapai 40,05 persen dengan jumlah kunjungan 120,476 orang. Jumlah itu berdasarkan data selama tujuh bulan periode Januari-Juli 2016.

Kedatangan turis asal kerajaan Inggirs itu, termasuk empat besar di antara negara utama pemasok turis asing ke Bali. Bahkan, jumlahnya melompat dua tingkat jika dibandingkan Juli 2015 yang kala itu menempati urutan ke enam dengan jumlah pelancong sebanyak 86.024 orang atau masih di bawah Korea Selatan.

Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara hingga pertengahan 2016 didorong oleh adanya penambahan jalur penerbangan dan penerbangan carteran dari sejumlah negara ke Bali dan sebaliknya. Turis Rusia misalnya, paling banyak menggunakan pesawat carteran datang untuk bisa menikmati keindahan alam dan seni budaya Bali. Ini karena, belum ada perusahaan penerbangan Indonesia yang menjangkau ke nagara itu secara berkelanjutan.

Di samping itu, lanjut dia, seperti dilansir laman Antara ramainya turis asing ke Bali, didorong oleh pelaksanaan kegiatan Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition (MICE) yang dinilai cukup kondusif terutama dibidang keamanan dan kenyamanan para peserta selama berada di Pulau Dewata.

Dewa Putra menjelaskan, sesuai data kunjungan wisman asal Australia masih menempati peringkat pertama hingga Juli 2016 tercatat sebanyak 645.730 orang, menyusul wisman asal China dengan 564.526 orang dan ditempat ketiga asal Jepang 127.276 orang. (*/ANO)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.