Tumpahan Minyak Ancam Destinasi Wisata Bahari di Padang

0
411
Sejumlah turis lokal berada di dekat batu Malin Kundang yang terendam air laut, di Pantai Air Manis, Padang, Sumatera Barat, (Foto: Republika.co.id)

PADANG, Bisniswisata.co.id: Destinasi wisata bahari di Padang Sumatera Barat (Sumbar), terancam ditinggal wisatawan. Pasalnya sejak Kamis (28/09/2017) perairan laut Teluk Bayur dipenuhi tumpahan minyak sawit. Hingga Sabtu (30/09/2017) kondisi pantai masih dipenuhi minyak sawit sehingga kondisinya mengkhawatirkan dan terkesan dibiarkan.

“Beberapa objek wisata pantai seperti Air Manis, Bungus dan Pantai Padang bisa terkena imbas tumpahan minyak akibat bocornya tangki timbun minyak sawit PT Wira Inno Mas (WIM) tersebut, dan ini sangat membahayakan bagi lingkungan juga wisatawan yang tengah berwisata di pantai itu,” tegas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang, Sumatera Barat, Medi Iswandi di Padang, Sabtu (30/09/2017).

Apabila dilihat saat ini dampaknya memang belum terasa karena kejadiannya baru sebentar. Namun bila dalam jangka waktu lama akan mengotori perairan yang berdampak tidak layak untuk wisata air, sambungnya.

Dari peninjauan seperti dilansir laman Republika.co.id, sejak Jumat (29/9), air yang terkena tumpahan dari Teluk Bayur bergerak ke utara arah ke Pantai Air Manis.

Sejauh ini memang belum terlihat cemaran air seperti yang ada di Teluk Bayur, akan tetapi pihaknya tetap mewaspadai sebab pada pantai tersebut menjadi destinasi favorit wisatawan.

Antisipasi juga dilakukan di Pantai Padang yang menjadi destinasi wisata pantai andalan kota. “Di sekitar pantai Padang banyak nelayan menangkap ikan, diharapkan cemaran tidak sampai tempat tersebut,” ujarnya.

Terkait cemaran ini pihaknya telah melayangkan protes kepada perusahaan dan melalui Dinas Lingkungan Hidup akan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku, tuntutannya lalai dan mencemarkan lingkungan. (*/REP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.