Transaksi Tiket via Online Pukulan Telak bagi ASITA

0
614

BANDUNG, test.test.bisniswisata.co.id: Pemesanan tiket via online menjadi pukulan telak bagi biro perjalanan yang tergabung dalam Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita). Omset penjualan melorot sampai 30%.

Ketua Asita Asnawi Bahar mengakui adanya penurunan omset tersebut. “Pemesanan tiket hotel maupun pesawat via online gencar menggempur pasar, omset kita menurun hingga 30%,” kata Asnawi di Bandung, Jumat (16/10/2015).

Kata Asnawi, pelaku bisnis biro perjalanan wisata di Indonesia, sebaiknya mengubah pola bisnisnya. Layanan via online merupakan opsi yang kini digarap Asita. Upaya itu untuk mencegah para pelaku bisnis biro perjalanan wisata merugi lebih banyak.

Dikarenakan mayoritas pebisnis online berasal dari luar negeri, Asnawi mengimbau anggota Asita untuk tidak takut keluar dari kerjasama dengan agen pemesanan tiket online yang berasal dari luar negeri itu. Terlebih, Asita kini menjalankan layanan serupa.

Sejauh ini, anggota Asita secara keseluruhan terdapat 7.000 unit. Jumlah tersebut diakuinya sebagai kekuatan yang tak dapat dipandang sebelah mata.

Secara aturan, kata Asnawi, biro perjalanan wisata online dirugikan dengan banyaknya kewajiban yang harus dipatuhi. Mulai dari izin usaha, bayar pajak, dan aturan legal lainnya. Sebaliknya, biro perjalanan wisata online tidak seketat itu.

“Problemnya, banyak biro online itu yang enggak berizin, enggak berkantor, dan tidak bayar pajak. Harus ada penertiban bisnis online. Kalau dibiarkan jadi tidak adil. Bahkan, itu akan membunuh agen,” papar Asnawi.

Ke depan, Asnawi mengharapkan pemerintah untuk tegas mengatur bisnis online seperti pemesanan tiket hotel dan pesawat tersebut. (*/ndy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.