Tragis, Dua wisatawan Maroko Dijadikan PSK

0
1286

CIANJUR, test.test.bisniswisata.co.id: Tragis, dua wisatawan asal Maroko yang berwisata ke Indonesia, malah menjadi korban perdagangan manusia. Hafida dan Mina, dua wanita cantik warga negara Maroko ditangkap Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi di kawasan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat di Cianjur.

“Kami masih mendalami kasus ini, karena dari hasil pemeriksaan keduanya yang diketahui bernama Hafida dan Mina ini datang ke Indonesia dengan menggunakan bebas visa wisata, namun kenyataannya mereka dipekerjakan sebagai wanita penghibur,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi, Filianto Akbar di Sukabumi, Jumat (15/5).

Menurutnya, ada kecurigaan dari pihaknya keduanya merupakan korban perdagangan manusia karena dilihat dari visanya, sebab visa tersebut digunakan hanya untuk berwisata, tetapi bukan untuk bekerja atau menetap sementara. Tapi, perlu adanya pendalaman kasus ini, untuk sementara mereka diduga terkait jaringan prostitusi internasional.

Selain itu, dalam visa yang digunakannya masa waktu untuk berwisata di Indonesia hanya 90 hari, tetapi belum diketahui apakah visa yang digunakannya sudah kadaluarsa atau sudah habis masa gunanya. Pihaknya juga terus menggali informasi dari keduanya untuk mengungkap kasus prostitusi di kawasan Cipanas itu.

“Kami juga berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Bogor, untuk mengungkap kasus prostitusi, karena disinyalir kawasan Puncak dan sekitarnya banyak didatangi WNA seperti pada kasus ini, yang keduanya disewa oleh dua warga negar asal Arab Saudi untuk melayaninya sebagai penari,” tambahnya, seperti dilansir Antara.

Di sisi lain, dari operasi yang dilakukan pihaknya sejak 4-11 Mei 2015, terjaring 24 WNA yang melanggar keimigrasian, mayoritas mereka berasal dari China dan juga ada yang berasal dari Mesir. Pada tahun ini, pihaknya sudah mendeportasi sekitar 20 WNA ke negara asalnya dan tidak menutup kemungkinan jumlahnya akan bertambah. **

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.