Tour operator asing serbu pasar wisatawan Indonesia dengan tawaran unik dan menantang

0
1208
Monica Cordova ( kanan) dan rekannya dari Equador menawarkan paket wisata long haul ke negara-negara di Amerika Selatan selama 17 hari. Partisipasinya di TTC Travel Mart untuk penjajakan dan membuat paket wisata sesuai permintaan pasar wisatawan di Indonesia

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id ;  Tour operator asing menyerbu pasar wisata Indonesia apalagi jarak tempuh yang lama dan jauh (long haul)  agaknya bukan lagi menjadi hambatan bagi wisatawan RI untuk berwisata ke mancanegara, mencoba paket-paket wisata menantang yang memberikan pengalaman seru dengan keragaman keunikan seni dan budaya.

Hal itu diungkapkan oleh tour operator asing yang hadir di TTC Travel Mart di Jakarta dan Surabaya yang berakhir Rabu (18/3/2015) di Hotel JW Marriot Surabaya. Monica Cordova, General Manager Condor Travel dari Ecuador, Amerika Selatan merasa puas dengan respon kalangan industri wisata di Indonesia yang dipertemukan pada bursa wisata independent itu.

“Memang dari  Ecuador bisa seharian menempuh perjalanan ke  Indonesia  namun masalah jarak tempuh tidak menjadi masalah bagi kami untuk menjaring wisatawan Indonesia berwisata ke Amerika Selatan dengan transit dahulu di Amsterdam, Belanda, begitu juga sebaliknya wisatawan Indonesia tertarik berwisata ke negara-negara di Amerika Selatan, ” ujarnya.

Monica menggunakan maskapai penerbangan yang memiliki akses langsung ke Indonesia seperti KLM dan menawarkan tiga opsi tour selama kegiatan bursa wisata di Jakarta dan Surabaya yaitu jenis Grand tour, A Journey among Deserts & Mountains ( jenis petualangan) serta Wonders of The World yang meliputi pelayaran cruise ke kepulauan Galapagos.

“Untuk Grand tour selama 17 hari kami menawarkan kunjungan ke Brasil dengan Festival Rio Jeneiro yang sudah familiar dengan masyarakat Indnesia, lalu ke Ecuador, Peru, Chili dan Argentina jadi sekali jalan lima negara terlampaui,” ungkapnya.

Untuk wisata petualangan, dia mengajak untuk mengunjungi Peru, Bolivia dan Chili. Sedangkan untuk paket yang ketiga selain mengeksplorasi kota Panama juga mengunjungi Bogota, Colombia, Quito, Equador serta perjalanan dengan kapal pesiar ke pulau-pulau di Galapagos.

Keikutsertaan di bursa wisata ini, ujarnya, membuka akses untuk bertemu dengan tour operator Indonesia dan membuat paket tour yang sesuai dengan keinginan dari pasar wisatawan Indonesia yang dinilainya sangat besar ini. “Kita akan kembali lagi dan menyusun paket wisata yang diinginkan wisatawan di sini,” tegasnya sambil menjelaskan begitu menjejakkan kaki sempat terkejut karena Jakarta adalah kota cosmopolitan modern dengan banyak mall branded yang menggoda untuk belanja.

Golovachuk Artem dari Transsib Voyage Ltd dan Helmut Mochel dari Eurasia Trains and Tours, Jerman  ( kiri) menawarkan paket khusus melintasi 8000 km benua Eropa dan Asia dengan kereta api khusus . Sementara Daoud Nazha menawarkan paket  wisata ke kota batu Petra di Jordania ( kanan)
Golovachuk Artem dari Transsib Voyage Ltd dan Helmut Mochel dari Eurasia Trains and Tours, Jerman ( kiri) menawarkan paket khusus melintasi 8000 km benua Eropa dan Asia dengan kereta api khusus . Sementara Daoud Nazha menawarkan paket wisata ke kota batu Petra di Jordania ( kanan)

Hal yang sama juga dilakukan oleh Helmut Mochel dan Golovachuk Artem masing-masing dari Jerman dan Rusia yang menawarkan paket wisata menggunakan kereta api dari Moskwa ke Beijing. Helmut yang mulai mendengar adanya TTC Travel Mart saat mengikuti bursa wisata di ITB Asia di Singapura tertarik untuk datang dan bertemu langsung dengan tour operator Indonesia.

Hemut Mochel, Direktur Trains Tours ini menjamin wisatawan Indonesia akan mendapatkan pengalaman yang unik, menggunakan kereta khusus Grand Trans Siberia Express yang dilayani oleh para pramugari dan pramugara seperti layaknya di pesawat terbang.

“Awalnya kami bertemu wisatawan Indonesia yang menggunakan jasa kereta api khusus ini sehingga akhirnya memutuskan untuk bertemu langsung dengan travel agent atau operator tour di Indonesia guna menjual paket-paket wisata yang kami tawarkan,” kata Helmut Mochel.

Perjalanan lintas benua menempuh 8000 km antara Asia dan Eropa ini tidak ribet karena semua bagasi tetap berada di kereta dan para peserta tinggal turun berkunjung ke obyek-obyek wisata yang ditawarkan. Semua akomodasi dan makanan di kereta juga sama nikmatnya dengan menu hotel berbintang lima.

“Beragam seni dan budaya, serta keunikan arsitektur dari setiap negara yang dilintasi kereta Trans Siberia Express, misalnya, akan memberikan pengalaman luar biasa. Kota-kota yang disinggahi selain Moscow adalah Yekateriburg, Novosibirsk, Krasnoyarsk Irkutsk, Lake Baikal, Ulan Ude, Ulanbataar dan berakhir di Beijing,” jelasnya.

Daoud Nazha dari Blessed Cities  Tours Jordania juga jauh-jauh datang berpartisipasi untuk pertama kalinya di ajang bursa wisata ini. Dia berupaya menjaring wisatawan Indonesia dengan pengalaman menelusuri sejarah peradaban kuno dari Arab dan sejaligus peninggalan kekaisaran Romawi.

“Jordania bukan hanya cocok untuk wisata religi tapi  juga kami mempromosikan keunikan kota batu di Petra yang sempat hilang 500 tahun dari peradaban manusia dan baru 15% yang terekplorasi lagi karena selebihnya masih belum bisa ditemukan,” kata Daoud Nazha.

Indonesia yang penduduknya beragam mulai dari  muslim dan nasrani cocok untuk mengunjungi negara yang  lokasinya strategis di pertengahan dunia kuno karena dulu di bawah kendali kekaisaran-kekaisaran kuno  Yunani, Persia, Romawi dan Bizantium.

Kota Petra di Yordania Selatan, telah menyedot perhatian dunia dan masih ada misteri yang belum terungkap dari kota yang hilang bersamaan dengan berakhirnya Perang Salib pada abad ke-12 Masehi ini. Saya yakin buat orang Indonesia faktor jarak tempuh dan misteri yang tersimpan  justru menjadi daya tarik,” kata Daoud Nazha optimistis. (hildasabri@yahoo.com)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.