Tour de Molvccas 2017 Diluncurkan

0
267
Peluncuran Tour de Molvccas

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Sports tourism atau kegiatan olahraga berbasis pariwisata terus digencarkan. Salah satunya olahraga balap sepeda. Selama ini, Pariwisata Indonesia memiliki 4 agenda balap sepeda kelas internasional yang rutin digelar setiap tahunnya. Tour de Singkarak, Tour de Ijen, Tour de Linggarjati, Tour de Flores dan kini tambah satu lagi: Tour de Molvccas 2017 (TdM).

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi penyelenggaraan event sport tourism internasional TdM 2017 yang mentargetkan 120 pembalap dari 30 negara termasuk Indonesia. Lomba balap sepeda bertaraf internasional digelar sepanjang pulau Maluku, berlangsung mulai dari 18 sampai dengan 22 September 2017.

“Event sport tourism mempunyai nilai pemberitaan yang tinggi sehingga menjadi sarana promosi efektif serta memberikan dampak langsung pada ekonomi masyarakat termasuk pula mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan yang akan dilalui peserta,” kata Menpar Arief Yahya saat launching Tour de Molvccas 2017 di Gedung Sapta Pesona, kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Rabu (10/5) malam.

Keberhasilan penyelenggaraan sport tourism balap sepeda internasional seperti TdM 2017 adalah pada publikasi, selain manajemen penyelenggaraan lombanya itu sendiri. “Karena menjelang waktu penyelenggaraan yang relatif pendek hanya 4 bulan strategi promosi dan publikasi harus digencarkan,” paparnya.

Meski demikian, Kementerian Pariwisata tetap mendukung, memfasilitasi sekaligus membantu event Tour de Molvccas ini agar berjalan sebagaimana mestinya karena berpotensi untuk membantu meningkatkan target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2019, “Tentu saja dapat membantu memajukan pariwisata di Maluku,” sambung Menpar.

Gubernur Maluku Said Assagaff menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Menteri Pariwisata Arief Yahya dan jajarannya yang telah mendukung TdM secara menyeluruh. “Kami sangat menghargai dukungan dari berbagai pihak Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia Jadi Rajagukguk, sejumlah tokoh Maluku di Jakarta dan tamu undangan lainnya,” ucapnya.

Dikatakan, Maluku sangat kaya masih perlu dikembangkan dan dipromosikan secara maksimal sebagai bidang andalan dalam meningkatkan taraf hidup rakyat dan meningkatkan devisa negara.

Olahraga balap sepeda bertaraf internasional memiliki daya pikat tinggi dalam mengangkat wisata karena menciptakan eksposur media yang besar dan dapat mengundang minat untuk mengunjungi tempat-tempat yang dilalui lomba, sambungnya.

Penasehat Teknis Tour de Molvccas 2017, Jamaludin Mahmood, menjelaskan rute Tour de Molvccas 2017 cukup istimewa karena melalui etape yang ditentukan para pembalap dan team dimanjakan indahnya pemandangan laut yang terhampar sepanjang lomba. Khususnya kelok SS di Taman Nasional Manusela, para pembalap akan ditantang stamina dan skillnya karena banyaknya tanjakan dan turunan yang akan dilalui.

“Banyaknya tim dan pembalap asing yang ingin mengikuti TdM lantaran nama Maluku atau Moluccas, yang cukup populer dalam sejarah dunia sebagai negeri penghasil rempah-rempah di masa lalu. “Sebagian besar tertarik karena latar belakang sejarah, terutama tim dan pembalap dari Eropa,” kata Jamaludin.

Tour de Molvccas dicanangkan menjadi kegiatan tahunan pariwisata Maluku yang didukung sekaligus di bawah pengawasan Union Cycliste Internationale (UCI) atau federasi sepeda dunia dan Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI), dengan mengutus sejumlah commissaire, wasit dan pengawas perlombaan.

Sekretaris Jendral Indonesia Cycling Federation Jadi Rajagukguk menuturkan sebagai federasi sepeda di Indonesia menyambut baik inisiatif untuk mengadakan Tour de Molvccas 2017. Semakin banyak lomba bertaraf dunia yang diadakan, semakin terangkat nama Indonesia di manca negara.

Semangat para pembalap nasional pun semakin terpacu untuk berprestasi lebih baik lagi, karena di lomba ini mereka harus bersaing dengan pembalap berkelas internasional dengan jam terbang dan pengalaman yang tinggi, jelasnya.

Tour de Molvccas 2017 dipersiapkan sejak bulan Mei tahun 2016 lalu, mulai dari kepanitiaan atau sumber daya manusia pelaksana kegiatan, berikut persiapan dan pemenuhan terkait teknis, perbaikan jalan, jembatan, marka jalan, perbaikan sejumlah tempat wisata, peningkatan fasilitas penginapan seperti hotel, homestay, pemenuhan kebutuhan transportasi darat, laut dan lainnya.

Tour de Molvccas 2017 juga mengajak keterlibatan masyarakat dengan menyelenggarakan kegiatan lomba cipta lagu untuk mencari lagu terbaik sebagai theme song Tour de Molvccas 2017. Sehari sebelum lomba dimulai, yaitu pada 17 September di Kota Ambon rencananya akan diadakan kegiatan cycling for all atau sepeda gembira sejauh 40 km yang akan diikuti oleh pejabat setempat, masyarakat Maluku dan para pembalap yang juga merupakan partisipan dari Tour de Molvccas.

Tour de Molvccas 2017 melintasi 3 kabupaten dan 1 kotamadya yang terbagi atas 5 etape, berawal dari Piru sampai Ambon bertotal jarak 770.3 km, dengan melalui Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) di Pulau Seram dan berakhir di Pulau Ambon. Pemprov Maluku, Pemkot Ambon, Pemkab SBB, Pemkab Malteng dan Pemkab SBT akan bekerja sama menyelenggarakan dan menyukseskan Tour de Molvccas 2017. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.