Tour de Ijen Dongkrak Pariwisata Banyuwangi Mendunia

0
517

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Even balap sepeda internasional Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2016, kembali digelar. Balap sepeda menjelajah wilayah desa-desa, kawasan hutan dan destinasi wisata yang digelar 11-14 Mei 2016, diharapkan mampu mendongkrak pariwisata Banyuwangi lebih mendunia.

Harapan ini memang menjadi kenyataan. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tahun 2015 menembus 40.000 wisman dan target 2016 sebesar 50.000 wisman. Juga pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) tahun 2015 mencapai 1,7 juta wisnus dan target tahun 2016 mencapai 2 juta wisnus.

“Melihat jumlah kunjungan ini sangat besar bagi kota kecil Banyuwangi. Karena itu, kami mensupport penuh even ITdBI 2016. Karena selama 5 tahun berturut-turut diselenggarakan, masyarakat benar-benar mendapatkan manfaat besar,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya di sela peluncuran International Tour de Banyuwangi Ijen 2016, di Jakarta, Senin (28/3).

Manfaat yang dirasakan itu, sambung menteri, meningkatnya angka kunjungan wisatawan baik wisatawan Nusantara maupun wisatawan asing sehingga memberikan nilai kesejahteraan bagi penduduk setempat. Pendapatan per kapita masyarakat Banyuwangi yang semula Rp 20,8 juta per orang per tahun pada 2010 meningkat menjadi Rp 38 juta pada 2015.

Selain itu efek ekonomi pariwisata langsung dari even tersebut juga tumbuh. Tingkat hunian hotel meningkat drastis dan wisata kuliner berkembang pesat karena ratusan peserta terdiri dari pembalap dari puluhan negara dan para penggemar olahraga balap sepeda datang untuk menginap dan membelanjakan uang mereka disana. “Banyuwangi menjadi salah satu daerah yang memiliki komitmen tinggi membangun destinasi wisata. Maka tak heran jika kini destinasi wisata Ijen Banyuwangi sudah mendunia.” papar mantan CEO PT Telkom.

Disisi lain, kata menpar, penyelenggaraan sport tourism ini bentuk dari upaya pemerintah mempromosikan pariwisata Banyuwangi serta mendukung program Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia yang tahun ini mentargetkan 12 juta kunjungan wisman serta 260 wisnus di tanah air.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, ITdBI 2016 melalui rute sepanjang 567 KM. Ratusan desa yang jalannya sudah diperbaiki akan dilalui oleh para peserta ITdBI 2016 sambil melihat indahnya alam Banyuwangi. Total hadiah yang diperebutkan berjumlah Rp 1,5 miliar. ITdBI 2016 yang merupakan edisi kelima dari kalender tahunan UCI (Federasi Balap sepeda Internasional) itu, akan diikuti 20 tim dari 29 negara.

Jarak tempuh lebih panjang dibanding tahun lalu. Meski dengan etape yang sama dengan 4 etape, balapan tahun ini akan menempuh 567 km, lebih panjang dibanding tahun lalu yang berjarak 555 km. Dengan jarak sejauh itu, sejumlah desa di kawasan Banyuwangi pun berebut agar bisa dilintasi para pembalap karena akan berimbas juga bagi infrastruktur desa.

“Kami belajar dari penyelenggaraan Tour de France yang pada pertama kali juga melintasi desa hingga kini melintasi beberapa negara di Eropa. Kami terus meningkatkan level profeaionalitas tur ini karena ini bukan hanya sebagai ajang pariwisata, tapi juga bisa menampilkan budaya, ” kata Bupati Azwar Anas. (endy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here