Tour de Bintan 2016, Ajang Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

0
824

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Sport Tourism di Indonesia terus digencarkan. Awal April 2016, Tour de Bintan kembali digelar setelah absen satu tahun akibat kabut asap. Untuk menghindari hal yang tak diinginkan lagi, gelaran balap sepeda internasional ini diajukan. Sebelumnya digelar setiap November, kini Tour de Bintan diselenggarakan pada 1-3 April 2016.

Perubahan ini memang mengalami dampak yang signifikan. Sejak 2009 hingga 2014, rata-rata peserta Tour de Bintan mencapai seribu lebih. Namun 2016, turun hanya 800 peserta dengan melibatkan sekira 70 tim balap sepeda dari 40 negara.

“Ini resiko yang harus dihadapi, ketimbang tidak menggelar even seperti tahun sebelumnya. Untungnya peserta dari berbagai mancanegara cukup banyak. Ada 40 negara, ini sudah luar biasa. Karena setelah mereka pulang ke negaranya, jelas akan berbicara lomba Tour de Bintan hingga panorama Bintan yang sangat indah,” ungkap Menteri Pariwisata, Arief Yahya saat konferensi pers Tour de Bintan 2016 di Kantor Kementerian Pariwisata Jakarta, Selasa (22/3) malam.

Dampaknya, sambung menteri, mereka pasti kembali lagi ke Bintan, bisa jadi mengajak teman, keluarga maupun pembalap sepeda lainnya. Repeated visit akan berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan ke Bintan, serta destinasi wisata lainnya di Indonesia. “Tour de Bintan ini juga menjual branding tentang pariwisata Indonesia,” tambahnya.

Karena itu, Kementerian Pariwisata sangat mendukung penuh Tour de Bintan dan berharap ajang ini mendatangkan banyak kunjungan wisatawan mancanegara maupun nusantara yang gemar dengan habby balap sepeda. “Dari acara ini, ditargetkan kedatangan wisman sebanyak 2.000 orang, dan wisnus sebanyak 3.000 orang. Menurut penelitian, sport event membuat 80% wisatawan ingin kembali lagi ke destinasi tersebut. Data yang diperoleh MetaSport, acara Tour de Bintan berhasil membuat 60% wisatawan kembali,” jelas Arief Yahya.

Provinsi Kepulauan Riau, dimana Tour de Bintan diselenggarakan, termasuk ke dalam kawasan Great Batam yang tahun ini diharapkan dapat menyerap kunjungan wisman sebanyak 2,5 juta wisman. “Saya optimis bisa tercapai dengan penyelanggaran sport tourism ini. Penyelenggaraan sport tourism bertaraf internasional ini, juga akan memberikan direct impact dan media value yang tinggi. TdB tahun ini akan mendatangkan sekitar 2.500 peserta dan devisa yang kita peroleh sekitar US$ 2,75 juta” kata Arief.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bintan, Luki Zaiman Prawira, menambahkan pembalap sepeda yang berpatisipasi sebanyak 30% dari Singapura, Inggris 19%, Australia 12%, sementara Indonesia menyumbang 6%, sisanya berasal dari Amerika Serikat, Kanada, Jerman, Jepang, Perancis dan Selandia Baru. “Didominasi warga Singapura di acara ini mugkin karena dipengaruhi letaknya yang dekat dengan Pulau Bintan,” paparnya.

Tour de Bintan 2016, menempuh perjalanan sejauh 153 km melewati area pusat Pulau Bintan pada stage 1. Meskipun tidak ada tanjakan besar di lintasan tetapi medan tidak selalu datar dan perjalanan ini melibatkan perbukitan yang berkelok serta cuaca yang panas.

Rute tur dibuat bervariasi setiap tahun untuk menampilkan sisi yang berbeda dari Bintan. Tahun ini penyelenggara lomba, MetaSport, telah merancang Prologue Time Trial Course yaitu balapan pembuka sepanjang 12 km yang dilangsungkan sebelum stage 1 dimulai. Dengan adanya prologue, diharapkan kompetisi ini memberikan tantangan tersendiri dan semakin menarik.

Selain itu, Tour de Bintan tahun ini dibagi menjadi dua kelompok, yakni Kelas Kompetitif yang terbagi menjadi 4 kategori yaitu kategori 1, kategori 2 dan 3 untuk pria, serta 1 kategori wanita.

Tour de Bintan juga menawarkan Gran Frondo atau Big Ride bagi pengendara sepeda yang ingin mengalami pengalaman bersepeda seperti pro dalam rute penuh namun tanpa harus merasa terbebani karena berkompetisi. Gran Frondo ditujukan bagi mereka yang memiliki jiwa petualang tinggi dimana tur mencakup 2 hari bersepda dengan total lintasan 260 km, sementara untuk mereka yang hanya ingin bersepeda satu hari dapat memilih Gran Frondo Classic (153 km) dan Gran Frondo Challenge (82 km). (endy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.