Tips Wanita Berwisata Sendirian

0
1723

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Liburan akhir tahun sebentar lagi. Berwisata menjadi pilihan utama, ketimbang tak ada aktivitas. Berwisata tak hanya didominasi kaum adam, para hawa pun bisa berwisata meski sendirian.

Wanita berwisata sendirian akan menimbulkan kesenangan, tantangan sekaligus pengalaman yang luar biasa. Selain bisa pergi kemana saja yang disukai, juga menikmati keindahan kota, pedesaan, atau pantai di Indonesia yang sangat kaya dan tersebar di penjuru nusantra.

Memang, sebagian wanita yang tidak biasa berwisata sendirian tentu cukup menakutkan. Tapi, tak perlu khawatir, Anda bisa berwisata aman dan nyaman.

Berikut sepuluh tips wisata aman untuk wanita, semoga bermanfaat dan dapat membantu dalam berwisata:

01. Bawa Peta dan Buku Panduan

Peta dan buku panduan daerah wisata yang akan dituju, merupakan bekal utama yang harus diperhatikan. Dengan peta bisa menujukkan arah yang tepat, tanpa menanyakan kepada orang lain. Dengan buku panduan, akan menemukan solusi tepat bagi tempat yang dituju.

02. Berpakaian Sopan

Agar tidak menarik perhatian orang sekitar, ada baiknya menggunakan pakaian yang sopan, tidak terbuka, atau menonjolkan bagian tertentu. Ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Pakailah celana panjang, kaos oblong yang santai bila perlu lengan panjang. Selain nyaman, juga bisa bergerak lebih bebas. Bahkan orang yang memandang juga enak. Juga jangan pakai perhiasan yang berlebihan saat berwisata sendirian. Hal tersebut tak hanya menarik perhatian orang-orang biasa tetapi juga kaum kriminal. Mereka akan segera menjadikanmu sebagai sasaran tindak kejahatan. Cukup berpakaian normal dan santai seperti di lingkunganmu sendiri. Kalau perlu, pelajari dan tirulah gaya berpakaian penduduk lokal agar kamu bisa lebih mudah berbaur dengan mereka.

03. Memilih Tempat Menginap

Salah besar jika tidak memesan hotel atau penginapan sebelum tiba di tempat tujuan. Berjalan berkeliling sambil mencari penginapan bisa menjadi pengalaman yang menyebalkan, apalagi jika dilakukan sendirian. Bagaimana jika hotel dan penginapan penuh semua? Masa iya kamu mau tidur di jalan. Jika sudah dihotel cari kamar. Mungkin bisa meminta kamar dekat dengan lift atau pintu keluar, sehingga tak perlu berjalan lama jika terjadi sesuatu. Selain itu, hendaknya jangan melewati lorong yang sepi untuk mencapai kamar. Juga pilih kamar yang dekat dengan keramaian, karena jika terjadi sesuatu tak diinginkan maka bantuan cepat datang.

04. Datang Saat Siang

Usahakan sampai di sebuah kota saat siang hari. Karena di kota-kota kecil, biasanya di malam hari terminal bus dan kereta api sudah sepi dan tutup lebih awal dibandingkan kota besar. Jika tiba di siang hari berarti lebih mudah menemukan tempat tinggal atau hotel sebelum malam hari. Karena itu, sebelum berangkat berwisata hendaknya tahu betul jadwal transportasi sekaligus memperhitungkan waktu kedatangan yang tepat.

05. Simpan Dokumen

Gunakan tas yang aman sebagai tempat menyimpan uang dan dokumen penting lainnya. Perlu dipertimbangkan penggunaan tas dengan tali selempang agar posisi tas bisa diletakkan di depan, hal ini akan memudahkan anda saat mengambil barang (Kartu Kredit, KTP, dll).

06. Mencoba Bergaul

Anda bisa mensosialisasikan diri dengan orang lain, sehingga lebih kecil kemungkinannya diganggu. Misalnya, bergabung atau bergaul dengan sebuah keluarga saat naik transportasi umum, adalah salah satu teknik yang bisa digunakan agar Anda tidak terlihat sendirian. Juga bergaul dan berbaurlah dengan orang-orang di sekitar dan jangan perlihatkan tampang kebingungan.
Tiap daerah memiliki adat dan kebiasaan berbeda, mulai dari bahasa, tata cara makan, bicara atau sikap lainnya. Sebelum berpergian, ada baiknya sedikit mempelajari kebiasaan adat istiadat setempat, agar tidak merasa canggung atau bingung saat tiba di tujuan.


07. Teknik Pencegahan

Saat bepergian mungkin beberapa kali mendapatkan tatapan yang tidak diinginkan, panggilan tidak sopan, bahkan pelecehan. Tentu saja harus memiliki teknik pencegahan, agar tidak mengalami hal-hal kurang menyenangkan. Paling tidak sedikit menguasai bahasa setempat. Pura-pura tidak tahu atau tidak mendengar saat merasa diganggu, mungkin adalah salah satu trik yang bisa dicoba. Bisa juga selama perjalanan di kereta atau bis, membaca novel atau mengerjakan sesuatu sehingga terlihat sibuk.

08. Bawa Buku Bacaan atau Gadget

Berwisata sendirian juga rentan terhadap rasa bosan. Pasalnya, kamu tak punya teman untuk mengobrol atau bercanda saat sedang menunggu bus atau kereta atau ketika mengantri masuk ke tempat wisata. Buku bacaan dan gadget bisa menjadi penghilang kebosanan. Benda-benda tersebut juga bisa menjadi penyelamat saat kamu tak tahu mau melakukan apa.


09. Jangan Bingung

Berjalan dengan penuh percaya diri adalah teknik yang pas agar Anda tidak menarik perhatian orang. Wajah yang kebingungan akan membuat Anda rentan menjadi sasaran orang jahat. Jika Anda tersesat atau tak tahu arah, cobalah bertanya ke toko, restoran, atau polisi di jalan. Bawalah peta dan pelajari dulu sebelum pergi. Juga jangan lakukan hal-hal yang bisa membahayakan keselamatan Anda. Jadi, sebaiknya jangan jalan-jalan sampai larut malam, jangan minum dengan orang asing, dan jangan terlalu banyak membawa uang dalam tas.

10. Tetap Berkomunikasi

Jangan lupa menitipkan nomor telepon kepada orang yang bisa segera dihubungi jika terjadi sesuatu. Tinggalkan catatan atau jadwal perjalanan kepada keluarga atau teman. Kabarkan via sms, e-mail, atau posting di sosial media, sehingga orang tahu keberadaannya dimana. Jadi usahakan untuk hubungi mereka secara teratur pada jam-jam tertentu. Dengan demikian, mereka bisa segera menyadari bahwa ada yang tak beres jika kamu tiba-tiba tak menghubungi mereka lagi. Ini bisa menyelamatkan jiwamu jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

Semoga liburan wisata akhir tahun menyenangkan.(redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.