Tips Traveling dengan Cara Berbeda

0
566

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Paulo Coelho, penulis ternama dengan karyanya antara lain berjudul The Alchemist, Aleph, dan Manuscript Found in Accra dikenal sebagai penulis yang banyak memberikan inspirasi luar biasa di dunia travelling. Judul tulisan itu bagian kecil dari setumpuk karya brilian Paulo Coelho, yang umumnya mengemas kisah perjalanan dalam bingkai unik nan menarik.

Kini penulis asal Brasil memberikan sejumlah tips penjelajahan, bagi yang suka travelling, melancong termasuk backpacker yang gemar menjelajah dunia. Tips traveling dengan cara berbada memberi wawasan baru, suasana baru dan pengalaman baru untuk dihayati secara seksama. Seperti dikutip paulocoelhoblog.com, berikut beberapa tips traveling dengan cara berbeda, di antaranya.

01. Hindari wisata museum

Terdengar seperti saran aneh, namun coba kamu pikirkan. Ketika berada di satu kota asing, mana yang lebih seru? Menjelajah masa silam atau sekarang? Kalau sedang bepergian bersama si kecil, kamu boleh saja mengenalkan budaya secara umum lewat museum. Tapi observasi sesungguhnya bisa dilakukan di hampir tiap sudut kota.

02. Jangan membandingkan semua hal
Termasuk di dalamnya harga, standar kebersihan, kualitas hidup, atau ketersediaan moda transportasi. Perjalanan bukan untuk membuktikan kalau kamu atau orang lain punya kehidupan lebih baik, melainkan mempelajari bagaimana ‘saudara’ di seberang sana hidup, apa yang diajarkan mereka padamu, dan bagaimana menghadapi sederet realitas.

03. Punya teman lokal

Kamu mungkin setuju, pemandu terbaik ketika traveling adalah teman yang memang tinggal dan tahu sejumlah hal autentik tentang tempat tersebut. Namun jika tak punya, berbaur saja dengan warga lokal, ajak bicara, dan pilih dengan bijak siapa yang akan jadi pemandumu.

04. Jajal solo travel

Mungkin jadi pekerjaan berat karena tak ada yang menjagamu, namun dengan cara ini kamu bisa benar-benar meninggalkan ‘rumah’. Saat bepergian dalam grup, kamu cenderung akan berbicara menggunakan ‘bahasa ibu’, lakukan apa yang dikatakan pemimpin perjalanan, dan celakanya bisa kehilangan sejumlah hal menarik di kota asing.

05. Percaya kalau orang lain paham

Meski kamu tak bisa berbicara bahasa suatu daerah yang disambangi, jangan takut. Sebagian orang mungkin akan berpikir jika traveling tanpa teman, sekali ‘turun ke jalan’, sudah pasti akan tersesat. Pastikan saja kamu membawa kartu nama tempatmu bermalam.

06. Jangan coba melihat dunia dalam sebulan

Akan jauh lebih baik jika berdiam di satu kota dalam lima hari daripada mengunjungi lima kota dalam seminggu. Menurut Coelho, kota itu seperti perempuan. Ia butuhkan waktu untuk menambat hati dan menunjukkan paras yang sesungguhnya.

07. Sebuah perjalanan adalah pertualangan

Henry Miller pernah mengatakan, lebih baik menemukan gereja yang belum pernah didengar daripada pergi ke Roma dan terpaksa mengunjungi Sistine Chapel dengan dua ribu turis lain. Jadi, ubahlah hidupmu dengan memilih destinasi ‘anonim’ yang tentu masih banyak di dunia ini.(*/NDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.