Tips Pertama Kali Traveling ke Luar Negeri

0
402

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Traveling adalah aktivitas yang bisa menyegarkan semangat dan kehidupan seseorang. Liburan juga disebut sebagai salah satu cara orang menghilangkan kepenatan akibat monotonnya aktivitas, atau bahkan menghindari stres. Tentu saja, banyak cara yang bisa dituju bagi Anda dan keluarga saat berlibur. Termasuk juga liburan ke luar negeri.

Selalu ada kali pertama untuk segala hal, termasuk liburan ke luar negeri. Travel blogger Marischka Prudence memberi tips untuk Anda yang ingin keluar dari zona nyaman dan berpetualang ke luar Indonesia.

01. Pilih Asia Tenggara

Untuk kali pertama, Prue menyarankan untuk memilih negara-negara tetangga yang bebas visa. Selain lebih praktis, anggaran bisa ditekan dan lebih mudah menyesuaikan diri dengan budaya setempat. Malaysia bisa jadi pilihan tepat, apalagi bahasa Indonesia serumpun dengan bahasa Melayu sehingga komunikasi tentu lebih mudah. Singapura juga bisa jadi tujuan liburan perdana ke luar negeri karena sisi pariwisatanya maju sehingga informasi mudah didapat. “Orangnya cenderung individualis tipikal kota besar, tapi helpful kok,” kata Prue.

02. Sesuaikan Minat dan hobi

Apakah Anda golongan pelancong dengan tujuan mencicipi street food yang lezat? Atau Anda lebih suka menikmati keindahan kuil-kuil peninggalan masa lampau? Pilihlah tempat liburan berisi hal-hal yang sesuai dengan minat Anda. Ia memberi contoh, “Kalau suka street food, Bangkok. Suka temple-temple menarik, Myanmar.”

03. Ajak Teman

Untuk perjalanan perdana, Prue menyarankan agar tak pergi sendirian. Pengalaman pertama membuat hati berdebar sehingga lebih menyenangkan bila ada kawan. “Kalau temannya baru pertama juga, enggak apa-apa, masih deg-degan kan lebih enak kalau ada teman,” katanya. Bukan berarti pergi sendirian adalah hal tabu. Boleh saja, tapi pastikan punya koneksi internet di negara yang dituju agar bisa mudah mencari informasi atau mencari jalan pulang saat tersasar.

04. Tukar mata uang

Uang salah satu hal yang perlu diperhatikan sebelum traveling ke luar negeri. Baiknya traveler menukarkan uang rupiah ke mata uang negara tujuan dulu sebelum mulai pergi. Atau, bisa juga menukarkan rupiah dengan dollar AS untuk amannya. Tapi ingat, jangan menukarkan rupiah di luar negeri, karena nilainya diperkecil. Di sejumlah money changer, kita bisa menukarkan rupiah dengan sejumlah recehan seperti uang nominal kecil atau koin. Di luar negeri, uang koin atau nominal kecil akan sangat berguna ketimbang uang nominal besar. Jadi harus bawa uang receh juga untuk amannya. Lalu bawa juga uang lebih yang diselipkan di satu tempat terpisah untuk jaga-jaga apabila seandainya dibutuhkan untuk keperluan mendadak atau tidak terduga. Tapi bukan berarti kamu harus menghabiskan semua uang yang dibawa ya.

05. Cek cuaca
Apabila Indonesia hanya memiliki musim panas dan hujan saja, maka lain halnya dengan cuaca di luar negeri yang mungkin memiliki sampai empat musim cuaca. Wajib hukumnya bagi traveler untuk mengecek cuaca di negara tujuan sebelum berangkat. Dengan mengetahui cuaca di tempat tujuan, traveler bisa memperkirakan akan membawa baju atau setelan tertentu. Misalnya saja bawa baju tebal untuk musim dingin, atau baju berbahan tipis dan nyaman saat musim panas. Cek cuaca biar tidak salah kostum.

06. Pelajari bahasa setempat

Mempelajari bahasa asing bukan hanya untuk keren-kerenan, tapi untuk berinteraksi dengan lidah berbeda di negara tujuan. Minimal sebelum berangkat ke negara tujuan, traveler perlu tahu beberapa kata, kalimat dasar dalam bahasa setempat yang digunakan untuk percakapan sehari-hari. Selain untuk berkomunikasi, bertanya, belajar bahasa setempat juga mendekatkan traveler dengan penduduk lokal yang punya banyak cerita dapat dibagi jika traveler berbicara dengan bahasa yang sama. Umumnya penduduk setempat juga lebih ramah pada traveler yang bisa berbicara bahasa mereka. Kalau tidak sempat, pastikan kamu bisa berbahasa Inggris secukupnya. Bahasa Inggris relatif bisa diterima di mana saja.

07. Ketahui opsi transportasi

Saat traveling di negara lain, transportasi umum pastinya menjadi andalan terbaik untuk berpindah tempat dengan biaya terjangkau. Tapi namanya lain tempat, traveler perlu terlebih dulu mengecek pilihan transportasi umum yang ada. Misalnya saja di Singapura yang menggunakan MRT, atau tuk-tuk di India yang bisa ditawar terlebih dulu. Mengetahui opsi transportasi di tempat tujuan terlebih dulu akan memeudahkan perjalanan traveler juga nantinya.

08. Catat alamat penting

Catat, catat, dan catat. Itulah hal yang garus selalu dilakukan oleh traveler saat bepergian ke luar negeri. Detil penting seperti alamat hotel, lokasi stasiun tujuan, nomor telepon dan alamat KBRI, hingga nama tempat yang ingin didatangi, semua perlu dicatat di secarik kertas atau buku catatan sebelum berangkat. Fungsinya buat jaga-jaga, terutama apabila baterai handphone habis saat tidak membawa power bank. Bisa saja kejadian tidak terduga seperti kecolongan ponsel terjadi. Itulah gunanya catatan dengan alamat nomor telepon penting hingga alamat.

09. Matikan paket data

Saat traveling ke luar negeri, otomatis biaya paket internet atau telepon akan lebih mahal dibanding di dalam negeri. Oleh sebab itu, selalu matikan paket data handphone Anda sebelum mulai liburan ke luar negeri. Daripada malah roaming dan dapat paket tagihan yang tidak terduga mahalnya. Ganti SIM card handphone kamu dengan SIM card lokal di negara tujuan apabila ingin tetap internetan. Opsi lainnya adalah dengan memanfaatkan fasilitas free WiFi yang terdapat di hotel atau beberapa tempat umum lainnya.

10. Cari informasi kota tujuan

Terakhir dan yang paling penting adalah, traveler harus terlebih dulu mencari informasi atau melakukan riset kecil-kecilan perihal tempat yang ingin dituju. Lain padang lain belalang, ada banyak hal hingga aturan berbeda di setiap tempat. Agar tidak terlalu buta tentang kota tempat tujuan, baiknya traveler mencari tahu perihal destinasi wisata, lokasi makanan, hingga pilihan tempat penginapan dan printilan penting lainnya. Jangan sampai traveler baru mencari informasi setelah tiba di tempat tujuan. Bisa repot nantinya. (*)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.