Tips Merawat Batik

0
954

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Batik merupakan kain yang unik, menarik dan khas. Perawatannya pun berbeda dengan jenis bahan lainnya. Bila tak hati-hati, batik bisa cepat usang dan warnanya pun kian memudar.

Bisa jadi belum banyak orang yang mengetahui cara merawat pakaian batik agar warnanya tetap awet. Nah, agar batik terjaga kualitasnya, ikuti beberapa tips:

01. Jangan pakai sabun detergen
Sabun detergen itu sifatnya sangat keras dalam mengikis warna yang menempel pada kain batik. Sebagai pengganti, Anda bisa gunakan shampoo (lebih baik lagi sampo bayi) atau cairan pembersih khusus batik yang bisa ditemukan di toko batik. Jika menggunakan shampoo, larutkan dulu dengan air secukupnya agar tidak terlalu kental, sehingga tidak merusak warna kain .
Mencuci batik juga bisa dengan menggunakan buah lerak atau daun tanaman dilem yang sudah diredam air hangat. Caranya, remas-remas buah lerak atau daun dilem sampai mengeluarkan busa, lalu tambahkan air secukupnya, dan siap untuk mencuci batik. Aroma buah lerak mampu mencegah munculnya hewan kecil yang bisa merusak kain.


02. Jangan disikat

Mencuci kain batik cukup dengan dikucek lembut, jangan sekali-kali disikat, terutama pada bagian yang kotor saja. Tidak perlu diperas, cukup ditarik bagian ujung-ujungnya saja agar kain batik lurus kembali. Jika batik kena noda, hilangkan dengan sabun mandi batangan atau kulit jeruk yang digosokkan pada bagian noda.


03. Jangan mencuci dengan mesin cuci

Ingat jangan sekali-kali mencuci batik dengan mesin cucui. Karena hal itu akan menghilangkan serat kain dan merusak warna aslinya. Sebaiknya, cuci dengan tangan. Lebih baik lagi menggunakan air hangat.


04. Batik tidak boleh dijemur kena sinar matahari

Hindari menjemur kain/baju batik di tempat yang langsung terkena sinar matahari, cukup dijemur ditempat teduh atau diangin-anginkan saja menggunakan kipas angin atau dijemur di tempat yang teduh.


05. Saat Disetrika, hindari kena panas setrika

Cara menyetrika batik yang benar adalah dengan melapisi kain tipis diatas batik. Panas dapat merusak warna dan kualitas batik tidak tahan lama. Begitu pula jika ingin memakai pelembut atau pewangi kain, lapisi dulu dengan kain lain. Disarankan setrika bagian dalamnya saja.

06. Simpan batik pada plastik khusus agar terlindung dari rayap
Hindari kapur barus karena bisa merusak warnanya. Taburi saja merica bubuk atau akar wangi yang sudah melewati dua kali proses pencelupan. Dan untuk mengusir ngengat gunakan lada yang dibungkus dengan tissue, letakkan di sudut lemari pakaian.


07. Jangan menyemprot batik dengan parfum atau pengharum badan

Parfum atau pengharam badan lainnya, akan merusak warna pada corak batik. Jika ingin memberi pewangi atau pelembut kain pada batik, jangan semprotkan langsung pada kainnya. Sebaiknya, tutupi dulu batik tulis dengan koran, lalu semprotkan cairan pewangi dan pelembut kain tadi di atas koran. (redaksibisniswisata@gmail.com)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.