Tips Hijabers Ingin Solo Traveling

0
617
Hijabers menjelajah alam solo traveling (Foto: https://gizanherbal.files.wordpress.com)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Solo traveling bukan hanya digandrungi kaum adam namun kaum hawa, termasuk hijabers kini sudah menjadi trend. Bepergian seorang diri dengan kelompok atau beberapa teman, memang memiliki sense yang berbeda. Mungkin selama ini kita terbiasa melakukan trravelling maupun backpakeran dengan rombongan dan sekarang ingin merasakan bagaimana rasanya pergi seorang diri atau solo travelling.

Sebenarnya, solo traveling juga mendidik sekaligus memberikan pengalaman yang lebih. Kita akan dibentuk menjadi pribadi yang berani, kritis dan tidak mudah cengeng. Juga memupuk kemandirian, sehingga kita terbentuk menjadi seseorang yang lebih baik.

Sayangnya, solo traveling bagi perempuan, terutama hijabres memang sedikit mencemaskan. Maklumlah, perempuan kadang masih dianggap sebagai makhluk yang tidak hanya cantik dan seksi tetapi juga lemah secara fisik. Banyak orang yang khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Meski demikian, solo traveling tetap marak, kian banyak dilakukan oleh perempuan. Sama dengan pria, mereka juga berhasil dan selamat dari berangkat hingga kembali. Ya, memang perempuan juga harus memiliki beberapa trik agar bisa traveling dengan aman dan nyaman karena dalam beberapa hal sudah pasti berbeda dengan solo traveling yang dilakukan oleh pria.

Jika Anda hijabers melakukan solo traveling, sebaiknya mempertimbangkan beberapa tips agar perjalanan sesuai harapan. Seperti dilansir http://www.hijabersworld.com memberikan tips antara lain:

01. Traveling saat kesehatan prima

Jangan pernah memaksakan diri untuk tetap berangkat kalau tubuh sedang sakit atau kurang sehat. Sekalipun tiket telah dibeli jauh-jauh hari. Tidak ada negosiasi dengan kesehatan. Tubuh yang sehat dan bugar adalah kunci utama untuk melakukan traveling. Berjalanlah kalau kesehatan sedang prima. Kalau pergi dengan teman dan tiba-tiba sakit tentu ada yang akan mengurus. Bagaimana kalau pergi sendiri? Apakah yakin bisa mengharapkan orang yang ditemui diperjalanan untuk menyelamatkan kala sakit karena belum tentu mereka akan mau membantu.

02. Pilih destinasi dan penginapan yang aman

Ingat, tidak semua lokasi dan tujuan wisata yang aman bagi wanita yang pergi seorang diri. Karenanya, pelajarilah berbagai destinasi wisata yang akan dijelajah. Konsultasikan dengan wanita lain yang sudah pernah solo traveling atau berdiskusi dengan beberapa pria yang pernah backpackeran tentang bagaimana situasi dan kondisinya. Kemudian, pilihlah penginapan di sekitar kawasan yang aman.

03. Hati-hati menaruh kepercayaan

Salah satu manfaat yang bisa didapatkan ketika traveling adalah memiliki teman baru. Ya, memang menyenangkan dan memperluas pergaulan apalagi dengan latar belakang budaya yang berbeda. Mungkin bisa menjadi koresponden kita suatu saat. Namun, jika pergi seorang diri harus lebih bijaksana menyikapi. Memang, dituntut ekstra hati-hati dalam memberikan kepercayaan kepada seseorang yang dijumpai. Baik itu wanita atau pria, tua atau muda. Jangan sampai ketemu dengan orang yang salah. Begitu juga ketika bertanya, naik transportasi umum, membeli sesuatu dan sebagainya, sebaiknya lihat-lihat orang dulu.

04. Jam dan waktu bepergian yang tepat

Hindarilah bepergian yang menyebabkan sampai di tempat tujuan pada sore atau malam hari. Sedapat mungkin harus sampai siang hari. Kenapa demikian? Jika baru menginjakkan kaki di sebuah tempat baru yang masih asing pada malam hari, mungkin akan sedikit menyulitkan. Siang hari masih terang benderang, jika terjadi sesuatu, mungkin masih leluasa melakukan berbagai hal. Malam hari ruang gerak dan penglihatan akan terbatas.

05. Perlindungan keuangan

Masalah keuangan juga tidak boleh luput dari perhatian. Tak jarang lho, ada traveler yang mempertaruhkan keselamatan gara-gara uang. Bawalah uang seperlunya. Ya, dilebihkan sedikit kalau terjadi apa-apa. Jangan hanya membawa ATM aja, tanpa uang tunai karena akan disibukkan mencari tempat menarik uang tunai. Taruhlah uang di tempat khusus dalam beberapa tempat. Jangan menaruh uang di saku belakang dan pada satu tempat saja. Sisihkan juga uang-uang kecil untuk transportasi, membeli makanan dan keperluan lainnya di tempat yang mudah diambil. Jangan mengeluarkan uang yang tebal di depan banyak orang.

06. Berpakaian sopan dan tidak menggoda

Nah, sebagai makhluk tuhan yang dikenal paling seksi, sebagian wanita mungkin senang unjuk keseksian. Namun, tidak berlaku jika melakukan solo traveling terlebih bagi seorang muslimah. Menunjukkan keseksian dan berdandan yang menor serta menggoda justru bisa membahayakan perjalanan. Pakailah pakaian yang sopan. Bisa menggunakan celana yang panjang hingga ke kaki, baju berlengan panjang. Atau bagi muslimah, pilihlah hijab yang menutupi dada. Bergayalah penuh meyakinkan dan berwibawa. Jangan bergaya seperti perempuan manja, nakal, lemah dan seperti pergi ke pesta. Ini berjaga-jaga agar tidak menjadi bulanan-bulanan para pria yang ditemui dalam perjalanan.

07. Bekal informasi dan perencanaan yang akurat

Jangan pergi ke suatu tempat dalam keadaan blank. Boleh-boleh saja mengunjungi tempat yang belum pernah disinggahi asalkan memiliki senjata. Senjata utama adalah bekal informasi yang akurat. Tidak bisa melakukan sesuatu yang berdasarkan praduga tanpa ada referensi yang jelas. Selain itu, buatlah perencanaan yang detail sebelum berangkat. Jam sekian akan berada di mana, akan menginap di hotel apa dan sebagainya. Kalau perlu buat plan B, bila mana plan A ternyata tidak bisa terlaksana nantinya. Jangan lupa memberikan perencanaan ini kepada keluarga dan sahabat agar mereka mengetahui dengan jelas rencana perjalanan dan memantau dari jauh.

08. Terus mengabarkan keadaan pada keluarga

Tak hanya memberitahu dan memberikan rencana kunjungan kepada orang terdekat, dalam beberapa kesempatan juga harus terus mengabarkan keadaan kepada keluarga. Kedua orang tua mungkin sangat cemas bahkan tidak bisa beraktivitas sebelum mendengar kabar. Setidaknya memberikan laporan setiap kali berubah posisi melalui sms atau chatt.

09. Peralatan sederhana

Sebagian besar wanita identik dengan sesuatu yang ribet dan dikenal rempong. Ketika berangkat dengan teman atau piknik sekeluarga, tidak masalah membawa semua barang yang ingin dibawa. Namun, berhubung kali ini akan pergi seorang diri, bawalah peralatan yang sederhana saja. Baik tas yang akan dipakai, sepatu dan perlengkapan cewek lainnya. Usahakan berjalan dengan enteng, ringan dan tidak menjadi beban. Bagaimana bisa berjalan dengan tenang tanpa emosi Jika dikacaukan karena mengurus barang ini itu. Ya, seolah-olah pergi bersantai saja. Bawalah pakaian seadanya. Jangan membawa koleksi pakaian yang malah akan menambah berat tas yang dibawa tetapi nanti juga tidak terpakai.

10. Stok makanan dan obat-obatan

Hal terakhir yang tidak boleh dilupakan adalah stok makanan dan obat-obatan. Ini untuk berjaga-jaga mana tahu kelaparan dalam perjalanan. Bawalah berbagai obat-obatan termasuk minyak angin, paracetamol dan obat lain yang kira-kira dibutuhkan untuk menjaga kondisi tetap fit. (*)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.