Tips Atasi Nyeri Punggung Saat Wisata Mendaki Gunung

0
627
Wsata mendaki gunung (Foto: Repro Google)

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Wisata naik gunung kini menjadi tren wisatawan muda. Bagi pecinta wisata naik gunung, Indonesia adalahnya surganya. Data tahun 2016, tercatat 19 gunung yang paling sering didaki wisatawan nusantara maupun mancanegara setiap bulannya.

Mendaki gunung memang mengasyikkan. Asyik melihat pemandangan alam, asyik menyusuri trem berliku juga naik turun, asyik melewati hutan belantara, Asyik menikmati suasana baru yang tenang, sejuk, dan dingin. Juga asyik menikmati hamparan padang rumput nan luas, hingga pantai pasir putih yang tersembunyi.

Tak bisa dipungkiri, beban keril yang besar, medan pendakian yang berat, kerap menimbulkan nyeri otot punggung yang tidak terelakkan. Nah, jika hal tersebut terjadi, ada beberapa tips mengatasi nyeri punggung saat berwisata mendaki gunung, antara lain:

01. Turunkan Keril

Jika sakit punggung menyerang, turunkan keril atau tas punggung untuk pendakian. Tegakkan tubuh, agar rasa nyeri bisa mereda. Jika memang kondisi tak memungkinkan, jangan paksakan diri untuk melanjutkan pendakian.

02. Prioritaskan Beristirahat

Apabila perjalanan tidak memungkinkan, jangan memaksakan diri untuk melanjutkan pendakian. Cobalah mencari tanah bidang, setidaknya tidak miring untuk menggelar tenda. Istirahatlah sejenak untuk memberi otot menyembuhkan diri.

03. Regangkan Perlahan

Saat nyeri punggung mulai berkurang, jangan terlalu lama duduk. Cobalah untuk melakukan latihan peregangan ringan. Seperti stretching ringan, agar nyeri otot punggung bisa cepat pulih. Selain itu, jika kondisi sudah lumayan baik, jangan terlalu lama duduk, sebaiknya berjalanlah perlahan.

04. Kurangi Beban Bawaan

Setiap jalur pendakian memiliki pos daki yang bisa digunakan untuk menggelar tenda. Jika memang ingin tetap ke puncak, tinggal tas dan peralatan berat lainnya di tenda. Ini untuk meminimalkan risiko cedera lebih lanjut akibat nyeri punggung.

05. Sewalah Porter Jika Memungkinkan

Apalagi nyeri punggung terasa sakit, sewalah jasa porter yang ada di setiap pendakian. Dengan begitu, cukup membawa badan baik saat mendaki maupun turun kembali. Bisa jadi biayanya agak mahal, tetapi demi kesehatan tubuh, sebaiknya jangan ambil risiko, apalagi saat di alam liar.

06. Gunakan Obat Nyeri Otot

Inilah pentingnya membawa obat-obatan saat pendekian. Termasuk obat nyeri punggung yang memang perlu diantisipasi sejak awal persiapan. Selain obat nyeri oral, obat oles nyeri otot juga penting dibawa. Namun begitu, pilihlah obat oles nyeri otot yang tidak panas saat digunakan, seperti Voltaren Emulgel. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.