Tips Atasi Fobia Naik Pesawat Terbang

0
696

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Pesawat terbang menjadi salah satu transportasi yang nyaman dan cepat, tapi bagi sebagian orang naik pesawat bisa menghadirkan rasa takut. Berdasarkan data yang dilansir dari laman star, rasa takut menaiki pesawat terbang merupakan sebuah fobia yang kompleks. Untungnya, ada sebuah sesi psikoterapi yang dapat membantu mereka mengelola rasa takutnya saat mengalami kondisi tersebut.

Teknik latihan mental ini dapat membantu orang-orang dengan rasa takut tersebut. Idealnya, dalam memulai latihan ini diperlukan waktu setidaknya dua bulan sebelum penerbangan dan harus dipersiapkan sepenuhnya.

Buat kamu yang memiliki fobia saat naik pesawat, berikut beberapa latihan sophrology sederhana yang dapat dipraktekan untuk mengelola rasa takut saat akan naik atau berada di pesawat terbang, seperti dilansir laman Marketing Digital, Rabu (08/02/2017), antara lain:

01. Memvisualisasikan setiap tahap perjalanan

Rasa takut dapat dikurangi dan diatasi dalam sesi sophrology dengan cara memvisualisasikan setiap tahap perjalanan yang akan mereka buat. Dari meninggalkan rumah, tiba di bandara dan pemeriksaan, fase kritis saat lepas landas, selama perjalanan, dan saat mendarat. Visualisasi ini membuat anda ‘tenggelam’ pada semua situasi dalam batas-batas ketenangan pikiran dan tubuh Anda sendiri.

02. Mengondisikan fase paling stres

Sumber fobia naik pesawat bagi setiap orang tentu tidak akan sama, sehingga setiap orang memiliki rasa takut yang berbeda. Kekhawatiran yang paling umum dirasakan ialah perihal kecelakaan, karena masalah teknis dan terjatuh adalah contoh ketakutan yang paling umum, Mengondisikan pikiran pada fase terburuk menjadi bagian dari teknik sophrology, metode ini dikatakan dapat membantu pemilik rasa takut itu sedekat mungkin pada penyebab rasa takut, sehingga dapat semakin mengurai hubungan negatif yang dibangun oleh otak. Biasanya tahap paling stres bagi orang yang memiliki fobia terbang adalah saat akan lepas landas, dan lainnya ialah saat pesawat akan mendarat. Oleh karena itu kondisikan pikiran Anda pada fase itu agar mental dan tubuh Anda terbiasa.

03. Cobalah tenang dan bernafas teratur

Untuk sebagian orang berada di dalam pesawat terbang adalah pengalaman yang membuat hilang kontrol. Hal tersebut kemudian yang menyebabkan gejala yang disebabkan oleh keadaan panik atau hypervigilance, rasa seperti jantung berdebar, sesak napas, perasaan tak menentu, telapak tangan berkeringat, gemetar, dan pusing. Latihan sophrology dapat membantu Anda untuk tetap tenang dengan cara melakukan teknik pernapasan yang dapat mendukung pembebasan emosional serta keadaan pikiran yang lebih tenang.

Kamu bisa memulai dengan salah satu latihan dengan menghirup napas selama empat detik dengan menggunakan teknik pernapasan dalam perut, dan mengeluarkannya selama enam detik. Cara ini dapat dilakukan selama enam kali per menit. Jika kamu sudah tahu cara mengatasi rasa takut saat akan naik pesawat terbang, saatnya persiapkan liburan kamu. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.