Tingkat Hunian Hotel di Jambi Meningkat

0
760
Desk Reception hotel

JAMBI, test.test.bisniswisata.co.id: Siapa bilang larangan rapat bagi PNS di hotel menurunkan pendapatan hotel, bahkan mengembor-gemborkan hotel bakal gulung tikar. Ternyata tanpa larangan itu, tingkat hunian hotel berbintang November 2014 grafiknya malah meningkat, mencapai 47,36 persen atau lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang hanya 42,42 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Yos Rusdiansyah, menjelaskan, hunian tertinggi tercatat pada hotel bintang satu sebesar 50,68 persen, walaupun kenaikan hunian terjadi pada semua hotel bintang, baik hotel bintang satu, bintang dua, bintang tiga dan empat.

Untuk jumlah tamu yang menginap di seluruh hotel bintang bulan November 2014 sebanyak 24.229 orang, rinciannya jumlah tamu nusantara sebanyak 23.978 orang dan tamu mancanegara sebanyak 502 orang.

“Tamu nusantara yang menginap di hotel bintang satu sebanyak 3.085 orang, di hotel bintang dua sebanyak 1.235 orang, di hotel bintang tiga sebanyak 14.505 orang dan di hotel bintang empat sebanyak 5.153 orang,” kata Yos, sabtu (3/1).

Sedangkan tamu mancanegara yang menginap di hotel bintang satu kata dia sebanyak 251 orang, bintang dua 46 orang, bintang tiga 38 orang dan hotel bintang empat sebanyak 167 orang.

Dia mengatakan, rasio tamu mancanegara terhadap tamu nusantara bulan November 2014 mencapai 0,010 dibandingkan bulan sebelumnya, pada masing-masing bintang terjadi perubahan rasio yang cukuf signifikan.

“Angka rasio tamu mancanegara terhadap tamu nusantara pada hotel bintang dua adalah 0,037 meningkat dibandingkan Oktober 2014, pada hotel bintang tiga tercatat rasio 0,003 dan rasio hotel bintang empat 0,032,” ungkapnya seperti diunduh laman Antara.

Sementara rata-rata tamu mancanegara dan tamu nusantara yang menginap di hotel bintang pada bulan November yakni, 1,87 hari, tertinggi ada pada hotel bintang satu selama 2,03 hari dan terendah di hotel bintang dua selama 1,59 hari.

“Rata-rata lama tamu yang menginap di hotel bintang dua mengalami peningkatan, sedangkan rata-rata lama menginap di hotel bintang tiga dan bintang empat mengalami penurunan,” kata Yos. ***

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.