Tiga Wisatawan Tewas Saat Arung Jeram di Sungai Cianten

0
1032
Arum Jeram (Foto wisataindonesia.biz)

BOGOR, BISNISWISATA.CO.ID: Delapan wisatawan lokal yang asyik berarum jeram di Sungai Cianten Desa karekel, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Ahad (1/2) petang, terseret derasnya arus sungai. Akibatnya, tiga orang wisatawan hilang.

Diketahui kemudian satu di antaranya berhasil ditemukan dalam keadaan tak bernyawa pada sore hari. Dan dua orang sisanya ditemukan dalam keadaan yang sama tidak bernyawa pada Senin (2/2) pagi.

Korban tewas bernama Handoyo ditemukan di Desa Karekel bantaran Sungai Cianteun, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Dari identitas korban merupakan warga Kota Bogor yang beralamat di RT 1/RW 2 No 48, Kelurahan Cibuluh, Bogor Utara, Kota Bogor. Dua korban yang baru ditemukan bernama Juarsih dan seorang wanita yang belum diketahui namanya.

“Katanya ada yang menemukan di Desa Barengkok. Para korban merupakan karyawan Boogie produsen perahu karet dan assesoris pencinta alam di Kota Bogor,” ujar Parlan (33 tahun) salah seorang warga Desa Karekel, Senin (2/2).

Usai ditemukan jenazah Handoyo langsung dibawa menuju kediamanannya menggunakan ambulan RSUD Leuwiliang. Sebelumnya, kata Parlan, korban yang merupakan karyawan Bogie itu ditemukan saat salah satu warga yang sedang memancing.

Ahmad Khaerudin satu petugas SAR mengatakan, salah satu dari dua perahu karet terbalik dan seluruh korban ikut hanyut. “Dari informasi yang didapat ada delapan orang. Tetapi sedang di cek kembali,” katanya seperti dilansir laman ROL.

Keterangan yang dihimpun, kejadian itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Saat kejadian wilayah Bogor sedang diguyur hujan lebat yang mengakibatkan arus sungai menjadi deras. Ketika itu dua perahu yang ditumpangi para korban kemudian terbalik. Delapan penumpang dalam perahu kemudian terseret derasnya arus sungai. Dua perahu karet tersebut berisi 15 orang. Diketahui 12 orang selamat dan dua orang hilang.

Kapolsek Leuwiliang, Kompol Uba Subandi mengatakan, korban yang hilang masih belum diketahui kejelasannya. “Kabarnya belum jelas sehingga belum ada kabar,” paparnya. ****

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here