Tiga Desainer Indonesia Kenalkan Kain NTB ke New York Fashion Week 2015

0
974
pers Dian Pelangi From Lombok to New York di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta (29/1/15). Foto Agung/Puskompublik Kemenpar

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki keindahan alam dan memiliki budaya serta tradisi leluhur. Hal tersebut menginspirasi tiga desainer Indonesia, yakni Dian Pelangi, Barli Asmara, dan Zaskia Sungkar untuk menampilkan kain tenun NTB di New York Fashion Week 201 sekaligus memperkenalkan Wisata syariah di NTB melalui fashion di The Crowne Plaza Times Square Manhattan, New York, pada 14 Februari 2015 mendatang.

Ketiganya akan menampilkan sejumlah koleksi busana muslim bernuansa musim dingin khas wanita New York yang terbuat dari material kain Lombok.

Keberangkatannya kali ini tidak hanya membawa misi tentang fashion muslim, tetapi juga misi untuk melestarikan budaya Indonesia dan mendukung industri kreatif Indonesia serta Menyukseskan misi Indonesia sebagai kiblat fashion muslim dunia di tahun 2020.

“Selama ini Islam selalu dianggap masyarakat Barat sebagai teroris, maka dari itu dengan adanya tiga desainer ini kami berharap persepsi tersebut bisa diubah. Bahwa Islam juga mencintai seni dan keindahan,” ujar Mantan Wamenparekraf dan Penggagas Pengembangan Wisata Syariah Indonesia, Sapta Nirwandar saat jumpa pers “Dian Pelangi From Lombok to New York” di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat (29/1/15).

Sapta menegaskan, “Betapa kita harus mengembangkan ini, bukan hanya diikuti oleh pengikutnya, tapi juga karena nilai ekonomisnya”.

Menurut Sapta, New York Fashion Week itu dihadiri oleh banyak orang dari berbagai negara, termasuk negara yang punya umat Muslim.

“Beberapa negara yang punya umat Muslim seperti Turki, Prancis, Jerman, sampai negara-negara Timur Tengah punya potensi. Mereka akan menjadi sasaran dari wisata syariah di NTB yang secara tidak langsung diperkenalkan oleh Dian Pelangi dan koleksi kain temunnya di New York Fashion Week 2015,” ungkap Sapta.

NTB menurutnya punya peluang bagus sebagai tempat wisata syariah. Mulai dari makanan halal, kain tenun, busana muslim, sampai alam yang indah, semua ada di NTB, tidak terkecuali di Lombok. Diharapkan jumlah kunjungan wisatawan asing muslim ke NTB dapat meningkat.

“Kain Lombok memiliki tekstur yang tebal, tidak mudah kusut, dan tidak mudah luntur, sehingga cocok dengan cuaca dingin seperti New York,” ungkap Dian Pelangi.

Tiga desainer ini masing-masing akan mepresentasikan tiga kain yang berbeda dari Lombok. Dian Pelangi akan mengenakan kain songket Bima Dompu yang terkenal dengan warna-warninya. Sesuai dengan citra Dian Pelangi yang mencintai warna pelangi.

Sedangkan Zaskia dan Barli menggunakan kain songket dari suku Sasak, namun yang membedakan keduanya adalah karakteristik rancangannya. “Aku suka desain yang simple dan elegan, ka Barli dengan desain dramatis, dan Dian dengan desain colourful-nya,” jelas Zaskia.

Sejalan dengan kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya pelestarian tenun NTB, Dekranasda NTB Pemerintah Provinsi NTB turut berpartisipasi dengan mengangkat tenun NTB, antara lain kain tenun pelekat, kain tenun songket, kain tenun sulam, dan kain tenun ikat. (evi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.