Tiga Bandara di Indonesia Ditawarkan ke Investor Australia

0
347
Bandara Komodo Ditawarkan investor Australia

NUSA DUA BALI, Bisniswisata.co.id: Pemerintah Indonesia menawarkan investasi infrastruktur transportasi udara ke Australia untuk dikembangkan. Ada tiga bandara di Indonesia ditawarkan investor Australia yakni Bandara Komodo di Labuanbajo, NTT, Bandara Lombok Praya di Mandalica NTB, dan bandara baru yang akan dibangun di Bali utara tepatnya di Kabupaten Buleleng.

“Bentuk investasinya berbeda-beda. Ada yang dikembangkan infrastrukturnya, seperti di Bandara Komodo dan Mandalica, ada yang membangun, mengoperasionalkan dari awal sampai akhir,” ujar Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Udara Agus Santoso saat ditemui di Nusa Dua Bali, Kamis (6/4/2017).

Dilanjutkan, untuk Bandara Komodo potensinya sangat besar. Saat ini pariwisata di Komodo lagi booming. Banyak kunjungan wisatawan mancanegara ke wilayah tersebut. “Sayangnya, banyak infrastruktur belum menunjang, mulai bandaranya, transportasi lautnya, hotelnya, resortnya dan seterusnya. Kini Komodo didarati pesawat minijet. Potensi ini bisa dikembangkan lebih besar,” ungkap Agus.

Agus menilai, hotel-hotel di Komodo juga perlu dikembangkan agar tamu-tamu mancanegara bisa lebih betah di Labuanbajo dan sekitarnya.
Kondisi yang sama juga terjadi Mandalica dan Bandara Internasional Lombok Praya. Banyak infrastruktur yang belum dikembangkan di Mandalica. Australia bisa berinvestasi untuk membangun infrastruktur di kedua bandara tersebut.

Sementara untuk di bandara yang akan dibangun di Bali Utara, kondisinya berbeda. “Kita menawarkan operasionalnya, infrastrukturnya sekaligus kepada Australia. Karena memang bandara ini adalah bandara baru yang akan dibangun segera,” ujarnya.

Bandara ini yang ini merupakan bandara penunjang terhadap Bandara Internasional Ngurah Rai saat ini. Saat ini Ngurah Rai hanya single run way yang harus segera dikembangkan di Bali utara. Hal ini cukup beralasan karena pertumbuhan penumpang ke Bali terus meningkat dari tahun ke tahun.

Deputy Secretary of The Departemen of Infrastructure and Regional Development Australia Shane Carmody sangat mendukung upaya Indonesia untuk mengembangkan 3 bandara tersebut. Ia juga mengapresiasi perhatian Pemerintah Jokowi dengan Nawacitanya dalam membangun konektifitas perhubungan udara di Indonesia.

Namun demikian, tawaran investasi itu akan didiskusikan dengan pemerintahan di Australia. “Kita sudah kerja sama selama bertahun-tahun. Banyak tawaran investasi memang luar biasa. Kami akan mempertimbangkan investasi mana yang harus diambil,” ujarnya (*/mio)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.