The Hotel Week Indonesia, Pertemukan Pelaku Industry Hospitality

0
513
Pameran wisata dan travel mart

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Lebih dari 150 peserta, 300 delagasi, 25.000 trade profesional industri hospitaliti diprediksi meramaikan acara The Hotel Week Indonesia. Perhelatan pameran, forum bisnis dan eksibisi dunia perhotelan diselenggarakan di Jakarta Convention Center di Jakarta, pada 23 – 25 November 2017.

The Hotel Week Indonesia menampilkan berbagai macam produk industri perhotelan dan pariwisata mulai penyedia jasa hotel operator, hotel design, arsitek dan interior bangunan hotel, bathroom dan perlengkapan dapur penyedia jasa dan perlengkapan dan peralatan hotel, fasilitas keamanan, sistem manajemen, teknologi dan foodservice, perlengkapan kebersihan dan laundry, sampai dengan fasilitas outdoor seperti kolam renang, parkir, dan valet.

“Kami ingin menyediakan wadah yang mempertemukan pelaku di industry hospitality dan membuka peluang bisnis melalui networking dan eksibisi ini. Kami berharap bisa menjadi panitia penyelenggara dengan konsep one-stop global resource for hotel and hospitality,” ujar Henry, co-founder dari CNG Media & Event dalam keterangan tertulis diterima Bisniswisata.co.id, Jumat (08/09/2017).

Menurut Henry, Indonesia merupakan negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara. Karena itu, The Hotel Week Indonesia sebagai pertemuan peluang bisnis terbaik untuk bidang hotel dan industri hospitality. “Kami juga memfasiitasi pertemuan antar pengusaha dalam forum international untuk membahas Investasi, trend, dan peluang terkait di dunia hospitality,” tuturnya.

Selain itu, sambung dia, Indonesia terkenal memiliki banyak destinasi pariwisata yang sangat indah, mulai dari hamparan pantai hingga panorama alam pegunungannya, namun sayangnya aset kekayaan pariwisata tersebut tidak serta-merta menarik minat investor untuk menanamkan modalnya.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat kontribusi pariwisata terhadap total realisasi investasi di Indonesia pada 2016 masih tergolong rendah baru memberikan kontribusi sebesar 2,2% atau setara Rp 51,2 triliun.

“Nah, untuk mendorong investasi di sektor ini, diperlukan lebih banyak pameran dan eksibisi perhotelan yang bisa menghubungkan pelaku industri dibidang perhotelan dan pariwisata (hospitaliti industri),” jelasnya.

Dikatkan, CNG Media & Events, perusahaan yang bergerak dibidang pameran dan konferensi berbasis business-to-business (B2B), didukung berbagai asosiasi perhotelan di Indonesia, menghadirkan acara “The Hotel Week Indonesia”, yang merupakan sebuah pameran dan eksibisi dibidang hotel dan pariwisata yang hadir dengan konsep “One-stop Global Resourse Hotel & Hospitality “.

Diharapkan pelaku mulai pemilik hotel dan resorts, property developer , lokal hospitality menejemen, kontraktor hotel design – furniture interior- outdoor living. Juga teknologi hospitality industri, maupun para professional perhotelan) dari kawasan Asia-Pasifik berpartisipasi dalam event ini.

“Juga bagi yang berkecimpung di bidang yang terkait dengan sektor ini, seperti hotel & resorts, restoran, cafe, jasa layanan catering, maskapai penerbangan, pengembang properti, bisa saling berinteraksi dan mempromosikan produknya masing-masing,” tambahnya.

Selain mempertemukan penjual dan pembeli barang dan jasa di sektor ini, The Hotel Week Indonesia juga menghadirkan pejabat pemerintah terkait, pemimpin berbagai asosiasi perhotelan di Indonesia, dan nara-sumber dari kalangan profesional industri ini yang akan berbicara dalam berbagai diskusi panel dengan topik terhangat.

Pembicara sebagai berikut: Alexander Nayoan, Chairman, Jakarta Hotel Association, Charles Le Coz, Bali Hotel Association, Iman Adriansyah, Director, Ayodya Resort Bali, dan Chandra Goetama, Presiden Direktur, Moizland Development

Beberapa tema diskusi panel yang diangkat diantaranya “Masa Depan Industri Perhotelan Indonesia”, “Hybrid Hotel Investment”, sampai dengan “Peranan Digitalisasi dan Internet di Industri Perhotelan”.

“Alangkah indahnya kalau Indonesia, sebagai negara bahari, sebagai negara tourism punya even atau pameran seperti ini yang dibuat oleh kita sendiri,” ungkap Alexander Nayoan, Ketua Umum dari Jakarta Hotel Association (JHA), yakni asosiasi perhotelan yang mempunyai anggota yang terdiri dari lebih dari 40 hotel berbintang tiga, empat sampai lima di Jakarta.

Alex, yang merupakan pakar yang telah bekerja selama 32 tahun di industri perhotelan, mengatakan produsen alat perhotelan, maupun industri terkait bisa memanfaatkan ajang seperti ini untuk mempromosikan produk mereka, sehingga bisa mengurangi overhead untuk biaya marketing. “Orang asing bisa dengan mudah mengetahui produk-produk Indonesia,” ungkapnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.